GOWA, BKM — 13 orang warga akhirnya dilarikan ke Puskesmas setelah mengalami pusing dan mual hingga muntah usai menyantap hidangan di sebuah hajatan syukuran masuk rumah di Dusun Bontosunggu, Desa Borimatangkasa, Kecamatan Bajeng, Rabu (14/3/2018) siang.
Belasan warga tersebut kini mendapat perawatan intensif di tiga Puskesmas yakni 8 orang dirawat di Puskesmas Gentungan dan 6 orang dirawat di Puskesmas Bajeng, Kecamatan Bajeng. Satu orang diantaranya terpaksa dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf Gowa lantaran butuh penanganan lebih baik yakni Irnawati disebabkan hamil satu bulan.
Kini para warga yang diduga keracunan makanan tersebut tengah dirawat di UGD masing-masing Puskesmas setempat.
Kadis Kesehatan Gowa, dr Hasanuddin yang dikonfirmasi, pukul 22.00 Wita membenarkan kejadian tersebut. “Iya, sekira 13 orang dirawat di dua puskesmas berbeda dan satu orang dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf karena dia ibu hamil. Laporan dugaan keracunan ini saya terima dari petugas surveilans Puskesmas Gentungan, Masnaeni baru saja,” kata dr Hasanuddin.
Para korban dugaan keracunan itu diperkirakan mengalami kondisi keracunan itu seusai menghadiri hajatan syukuran masuk rumah salah seorang warga Bontosunggu kisaran pukul 18.00 Wita.
“Kami belum tahu kepastiannya apakah betul karena keracunan makanan di pesta hajatan itu atau bagaimana. Yang jelas kami menunggu hasil laboratorium dulu setelah petugas mengambil sample makanan di rumah pak Ismail Dg Cini dan Wahidah Dg Kamma tersebut,” kata kadis.
Kasus dugaan keracunan ini langsung ditangani petugas Polsek Bajeng. Bahkan Kapolsek Bajeng, AKP Muh Ramli langsung mendatangi puskesmas tempat para warga korban dugaan keracunan dirawat untuk melihat langsung kondisi para warga tersebut.
Kapolsek Bajeng juga mendatangi lokasi hajatan didampingi tim medis Puskesmas Gentungang untuk mengambil sample makanan yang dihidangkan di acara tersebut kemudian melibatkan pemerintah setempat menghentikan penerimaan tamu untuk mencegah korban susulan.
Dari jumlah korban semula hanya 13 orang kini bertambah menjadi 16 orang.
Delapan korban keracunan yang dirawat di Puskesmas Gentungang yakni Irnawati (22), Rahmawati Dg Sunggu (33), Asrida (26), Nurbaya (27), Saenah (32), Nurmahirah (1), Indra Asmeisyah (7), Dg La’bi (43).
Sementara yang dirawat di Puskesmas Limbung, Bajeng yakni Nadira Mustari (3), Syamsinar (30), Salmiah (29), Dwi Sri Mutmainnah (8), Yunita (32), Halimah Dg Tayu (65), Senga Dg Tommi (54), Mardiana (17).
Para korban mengalami muntah, sakit perut dan mual-mual setelah mengkonsumsi hidangan hajatan berupa nasi, hidangan ayam suir-suir, acar, sop, mi goreng serta es buah. (saribulan)

