MAROS, BKM — Persatuan Pengusaha Padi (Perpadi) Kabupaten Maros meminta kepada petani yang berada di Maros untuk membantu pemerintah ikut dalam ketersediaan beras Bulog.
Wakil Ketua Perpadi Maros, Safaruddin, kepada wartawan akhir pekan lalu, mengatakan, petani yang hendak menjual gabah hasil panennya kembali melihat apa yang telah diberikan pemerintah.
”Kami mendengar keluhan para petani yang risih dengan pembelian dari Bulog dengan harga rendah. Tapi kita harus melihat apa yang pemerintah bantu petani untuk mewujudkan ketersediaan pangan dengan subsidi bibit, pupuk, serta alat dan mesin pertanian (Alsintan) baik dari pemerintah pusat maupun daerah,” ujarnya.
Safaruddin mengungkapkan, peruntukan beras yang dijual kepada Bulog tersebut juga akan digunakan untuk membantu masyarakat khususnya di Kabupaten Maros. ”Kita juga melihat, Bulog dalam fungsinya jelas dalam membantu masyarakat dalam berbagai program, seperti beras miskin (raskin), bantuan bencana alam dan juga penetralan harga beras di pasaran,” bebernya.
Ia menyebutkan, jika pengusaha Maros juga mampu membeli gabah dengan harga tinggi tapi tidak untuk disalurkan ke Bulog. ”Kita sangat mampu membeli dengan harga tinggi. Tapi kita harus melihat kembali apa yang telah diberikan pemerintah dan harus membantu pemerintah,” tutupnya.
Sebelumnya, para petani yang berada di Maros mengeluh perosalan razia hasil panen yang digelar oKomando Distrik Militer (Kodim) 1422/Maros yang hendak dijualkan kepada pengusaha yang berada di luar Maros. Alasannya, harga beli Bulog yang rendah senilai Rp4.500 per kilogram. Sementara pengusaha membeli dengan harga Rp4.700 hinggah Rp4.900 per kilogram. (ari/mir/c)
Perpadi Maros Minta Petani Bantu Pemerintah
×

