pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Graha Multifungsi di CoI Habiskan Rp80 M

MAKASSAR, BKM — Di pengujung masa jabatannya, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo masih berusaha mewujudkan mimpinya di kawasan CoI.
Salah satunya, rencana pembangunan Graha Multifungsi di Kawasan Center Point of Indonesia (CoI).
Kehadiran gedung itu diperkirakan akan menelan anggaran maksimal hingga Rp80 miliar.
“Anggaran pembangunannya kita perkirakan antara Rp57 miliar hingga Rp80 miliar, tapi ini masih berubah, tergantung masukan (terkait detail fasilitas dan pembangunan) yang kami peroleh nanti,” kata Arsitek PT Pra Primadani Pratama Mursyid Mustafa yang ditemui usai ekspose pembangunan fasilitas tersebut di Makassar, akhir pekan lalu.
PT Pra Primadani Pratama merupakan perusahaan pemenang tender untuk perencanaan fasilitas ini. Khusus perencanaan, lanjutnya, menelan anggaran lebih dari satu miliar rupiah, dengan jangka waktu tiga sampai empat bulan.
Mursyid menjelaskan gedung yang terletak tepat di bagian tapak kepala burung garuda di CoI ini direncanakan akan terdiri atas tiga gedung, yaitu Rumah Sakit Geriatrik dan Sel Punca (Geriatric and Stem Cell Hospital), Perpustakaan Wilayah, dan Pusat Penelitian Terumbu Karang (Coral Center).
Pihaknya, kata dia, akan menggunakan lahan seluas 6,2 hektare untuk ketiga fungsi tersebut. Sejauh ini di lapangan, lanjutnya, reklamasi sudah selesai dilakukan namun lahan belum dibentuk untuk memperoleh tapak berbentuk kepala garuda.
Berdasarkan perencanaan yang dipaparkan, nantinya Rumah Sakit Geriatrik dan Sel Punca akan memiliki semacam “cottage” yang dapat digunakan para lansia untuk memperoleh perawatan eksklusif. “Cottage” ini akan menghadapnke arah laut, sehingga para lansia dapat merasakan atmosfer berlibur, sambil memperoleh perawatan.
Sementara “Coral Center” direncanakan akan dilengkapi dengan fasilitas seperti “Sea World” di Ancol dengan spesies ikan khas Kawasan Timur Indonesia. Sedangkan Perpustakaan Wilayah diharapkan akan memiliki fasilitas setara perpustakaan internasional modern.
“Detail Engineering Design” proyek ini, menurut Mursyid ditargetkan rampung tahun ini, meski pengerjaan fisiknya belum dapat dipastikan kapan mulai dilaksanakan, karena belum masuk dalam APBD Pemprov Sulsel.
Dalam ekspose ini, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo memberi beberapa masukan terkait desain bangunan. Ia juga menekankan agar tetap mengedepankan fungsi, efisiensi, dan efektivitas bangunan dari pada aspek estetika semata.
Terkait anggaran, Syahrul mengatakan untuk pembangunan fisik akan menggunakan anggaran pemerintah daerah, namun isinya dapat menggunakan skema kemitraan.
“Sea World itu sepanjang ada fisiknya, anda bisa undang dari Sea World Ancol, perpustakaan juga bisa kerja sama dengan perpustakaan internasional yang dibuat Jokowi,” tuturnya.
Ia optimistis pembangunan fasilitas ini dapat berlanjut pada pemerintahan gubernur berikutnya. “Kita optimistis, tidak akan rugi, karena tempat itu sangat strategis,” pungkasnya. (rhm)



×


Graha Multifungsi di CoI Habiskan Rp80 M

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar