LUTIM, BKM — Ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat ini mengikuti workshop menggambar dan mewarnai yang berlangsung diaula kantor dinas Pendidikan Luwu Timur, Rabu (21/03/18).
Kegiatan yang diikuti oleh 146 guru PAUD ini bekerjasama dengan Faber Castell International Indonesia. Turut hadir, Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur, La Besse, Camat Malili, Anshar dan Kepala Bidang PAUD, Amiruddin.
Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan, La Besse mengatakan, tenaga pendidik harus mempunyai kompetensi kepribadian yang baik serta harus mampu melakukan komunikasi dengan siapa saja dengan baik.
“Meskipun niat kita baik ke peserta didik kita tetapi karena cara atau penyampaian kita yang kurang baik sehingga peserta didik juga menerimanya dengan tidak baik pula,” ungkap La Besse.
Selain itu, kompetensi profesional, kata La Besse, Kompetensi ini yakni, pernah belajar pendidikan khusus atau pendidikan keguruan. Bukan berarti bukan berasal dari keguruan tidak mampu melakukan namun banyak yang juga bisa melakukan.
“Yang diperlukan oleh guru adalah, belajar untuk mengetahui sesuatu, belajar untuk melakukan, dan belajar untuk bekerjasama,” ungkapnya.
Sementara itu, Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen mengatakan, kegiatan Workshop guru ini merupakan bagian dari kampanye Faber-Castell, seni untuk semua usia dan Faber-Castell di Indonesia mempunyai komitmen kuat dalam membangun generasi kreatif di Indonesia.
Peranan guru, kata Richard, menjadi sangat penting dalam mendorong kreativitas anak, hal itu karena keseharian anak lebih banyak dihabiskan dalam lingkup lingkungan pendidikan, dan guru merupakan garda terdepan dalam pendidikan.
“Oleh karena itu, Faber-Castell akan mendorong keterlibatan guru untuk lebih kreatif sehingga hal tersebut pada akhirnya bisa disalurkan kepada murid-murid,” ungkapnya.
Workshop ini nantinya, tambah Richard, para guru akan diajak untuk lebih kreatif dalam menggambar, melalui menggambar yang di awali dengan pola-pola atau bentuk dasar yakni lingkaran, segi tiga dan segi empat.
“Mungkin dianggap sederhana, namun tanpa disadari bahwa dengan kreativitas, membuat manusia lebih produktif, dan meningkatkan kualitas hidup serta bisa mempermudah mencari jalan keluar dari sebuah permasalahan,” ungkapnya. (Alpian Alwi)

