TAKALAR, BKM–DPRD Takalar menyebut kinerja pemerintah Kabupaten Takalar masih buruk dan belum memperlihatkan kinerja yang baik terhadap maayarakat. Buruknya pemerintahan SK – HD tersebut mengemuka saat DPRD bersama eksekutif menggelar rapat kerja triwulan pertama di Ruang Rapat Badan Musyawarah (Bamus) Rabu, (21/3).
” Kinerja eksekutif hingga memasuki triwulan II Tahun anggaran 2018 masih terlihat buruk, dimana dana serapan anggaran triwulan 1 sangat rendah sehingga belum berbanding lurus dengan pendapatan daerah, seharusnya di triwulan pertama ini sudah mencapai 25 persen,” Kata Koordinator Banggar DPRD Takalar, Makmur Mustakim.
Rapat kerja triwulan pertama dipimpin Ketua DPRD Takalar, HM Jabir Bonto dihadiri Sekretaris Kabupaten. H Nirwan Nasrullah, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan Sekretaris Bappeda.
Buruknya kinerja pemkab Takalar juga terkuak dalam rapat tersebut, dimana dalam triwulan pertama realisasi serapan anggaran hanya mencapai angka 8 persen.
“Capaian dan realisasi anggaran triwulan pertama hanya 8 persen dan sangat jauh dari harapan tentu berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat, sehingga kami meminta pemerintah kabupaten untuk segera melakukan percepatan anggaran. Tahun 2017 lalu serapan anggaran triwulan pertama sudah mencapai 21 persen, ini yang harus diikuti oleh pemerintahan saat ini,” Ungkap Makmur Mustakim. (ari irawan)

