MAKASSAR, BKM — Sejumlah kader Nasional Demokrat merespons positif keputusan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo di partai ini.
Mereka menganggap bergabungnya SYL merupakan amunisi baru partai ini terkhusus di Sulsel untuk menambah daya serang dan gedor memenangkan partai ini di pileg nanti.
“Jika mau dianalogikan, SYL ini seperti meriam Caesar 155, sebuah meriam berkaliber 155 mm yang memiliki daya tembak sejauh 39 kilometer,” kata Arum Spink, legislator Nasdem di DPRD Sulsel.
Ia mengatakan bergabungnya tokoh besar seperti SYL akan memudahkan pencapaian target nasional partai ini masuk tiga besar dan menjadi pemenang pemilu di Sulsel.
“Hal ini tentu sangat realistis dan tidaklah menjadi hal yang muluk-muluk,” katanya.
Mantan Ketua KPU Bulukumba itu mengatakan tidak perlu ditanya soal respons atas masuknya SYL.
Menurut dia justru pertanyaan yang harus muncul adalah apa target Nasdem mau direvisi atau tidak.
Bagi Arum Spink, SYL adalah aset nasional asal Sulsel. Kapasitas dan pengalamnnya tak perlu dipertanyakan.
“Beliau adalah generasi baru penerus JK di pentas nasional. Membiarkannya berlama-lama di Sulsel membuat SYL bak ikan besar di kolam kecil. Pilihan masuk NasDem adalah pilihan tepat, baik untuk partai dan baik untuk negeri,” katanya.
Sebagai politisi yang selalu merawat idealismenya, Partai NasDem, kata Arum Spink memang menjadi pelabuhan tepat SYL yang mengusung politik gagasan.
Politik tanpa mahar yang menjadi identitas NasDem sangat relefan dengan praktik-praktik politik yang ditunjukkan SYL selama kariernya.
“Bagi saya, SYL itu contoh konkret cita-cita besar partai NasDem. Jika ingin melihat apa yang diinginkan NasDem, lihatlah bagaimana SYL dalam bertutur, berlakon, dan berpihak,” kata anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD Sulsel itu.
“Selamat datang SYL. Selamat bergabung di arus besar restorasi. Selamat bersua di perjuangan untuk keterusterangan dan jauh dari kepura-puraan,” ujarnya. (pap)

