GOWA, BKM — Puluhan anggota TNI Kodim 1409 Gowa mengikuti penyuluhan P4GN (Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).
Penyuluhan yang menghadirkan dr Lanny Pratiwi, dokter spesialis jiwa RSUD Syekh Yusuf selaku pemateri ini berlangsung di aula Makodim 1409 Gowa, poros Pandang-pandang, Jl Sultan Hasanuddin, Gowa, Selasa (27/3/2018) pagi.
Selain penyuluhan tentang dampak buruk penggunaan narkoba, kegiatan yang dihadiri puluhan personil TNI dari masing-masing Koramil maupun perwira serta staf mako Kodim dan jajaran anggota Persit Kartika Chandrakirana, dan anggota FKPPI juga dirangkai pemeriksaan urine para anggota.
Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Nur Subekhi saat membuka penyuluhan tersebut menegaskan, sebagai umat, manusia perlu mensyukuri nikmat Allah SWT yakni dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangannya.
Salah satu larangan Allah kata Nur Subekhi adalah jauhi narkoba. “Kenapa kita gencar mensosialisasikan bahaya narkoba ini karena kita tahu dampak dari narkoba sangat berbahaya, efek kecanduan dari barang tersebut bisa menghancurkan kehidupan diantaranya akan berdampak kematian ataupun gila. Dan dampak terjelek kalau dilingkup TNI-AD adalah pemecatan. Makanya diperintahkan kepada seluruh personil TNI di Gowa ini untuk tidak menyentuh narkoba sebab pemecatan akibatnya,” tandas Dandim Nur Subekhi.
Dalam kegiatan tersebut dr Lanny Pratiwi menjelaskan bahaya narkoba sebagai racun dunia. “Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya, narkotika adalah suatu zat elani sintesis maupun sistesis yang dapat menurunkan kesadaran yang menimbulkan ketergantungan akan zat tersebut secara terus menerus. Karena itu tinggalkan dan jangan dikonsumsi,” kata dr Lanny Pratiwi.
Sementara itu tes urine yang dilakukan para personil di sela kegiatan penyuluhan, dikatakan dr Lanny Pratiwi tidak ditemukan satupun personil TNI yang positif narkoba. (saribulan)

