GOWA, BKM — Pemkab Gowa kembali menoreh prestasi di tahun 2018 ini. Prestasi itu yakni Terbaik I perencanaan pembangunan daerah kategori kabupaten.
Prestasi ini ditandai penyerahan penghargaan berupa piagam dari Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dan diterima Bupati Gowa diwakili Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis di Hotel Clarion, Rabu (28/3) siang.
Prestasi terbaik I yang diperoleh Pemkab Gowa ini atas keberhasilan Pemkab Gowa menyusun rencana pembangunan dan melaksanakan dengan konsisten.
Kepala Bappeda Gowa, Taufiq Mursad menjelaskan, RKPD 2018 setiap tahun dinilai oleh tim provinsi didampingi tim ahli dari akademisi.
Indikator penilainnya, sebut Taufiq antara lain sistematimatika penulisan, kesesuaian program nasional provinsi dan kabupaten, rangkaian dan proses perencanaan, capaian program/kegiatan dalam RPJM serta inovasi-inovasi program.
“Musrenbang anak salah satunya. Gowa terapkan itu. Poin yang juga penting adalah ketaatan kita dalam menyusun program dan kegiatan sesuai runtutan tahapan. Selain itu teknik dan penguasan materi presentasi pada saat evaluasi juga berperan penting. Demikian juga sinergi dengan DPRD terkait aspirasi yang disalurkan di musrenbang kecamatan sehingga dalam APBD tidak ada program yang tiba-tiba muncul dalam pembahasan,” kata Taufiq.
Dijelaskannya, prestasi terbaik I yang diperoleh Kabupaten Gowa ini adalah kerja keras dari seluruh SKPD dan masyarakat.
“Semua itu tidak terlepas dari bimbingan pak bupati dan wakil bupati sehingga sinergi dan konsistensi seluruh stakeholder mampu mengawal ketaatan dan kesesuaian seluruh program pembangunan yang direncanakan dan dilaksanakan. Inovasi ini dikembangkan untuk mempermudah proses pelaksanaan program demi mencapai target RPJM yang sudah ditentukan,” terangnya.
Terkait perencanaan pembangunan ini seperti dikatakan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan sebelumnya, pembangunan yang dilaksanakan tidak boleh hanya melibatkan satu sektor saja, tapi harus ada keterlibatan sektor lain. Dan salah satu tempat untuk saling rembuk itu kata Adnan adalah media muarenbang.
“Di musrenbang inilah yang menjadi momen penting dalam mengakomodir usulan-usulan pembangunan daerah karena di situ berkumpul stakeholder untuk berdiskusi, berembuk dan tukar pikiran dan sharing pendapat antar pemangku kepentingan, baik pemerintah, akademisi, swasta, LSM,” kata Bupati Adnan. (saribulan)

