pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Agus-Tanribali: Kami Siap Lanjutkan Pembangunan Sulsel

MAKASSAR, BKM — Debat Pertama Kandidat Gubernur Sulsel, Rabu (28/3/2018) berlangsung sukses.

Masing-masing pasangan calon menyampaikan gagasan dan program untuk lima tahun ke depan.

Hanya saja, khusus pasangan nomor urut 2 yang merupakan incumbent Wakil Gubernur tampak menawarkan pendekatan baru untuk Sulsel Bagus ke depan.

“Sebagai Wakil Gubernur, Provinsi Sulawesi Selatan berhasil menjadi salah satu Provinsi terbaik di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi rata-rata 7,6 persen selama sembilan tahun. Momentum pertumbuhan ini harus terus dilanjutkan,” ujar Agus saat diberi kesempatan menyampaikan visi misinya.

Menurut Agus, pertumbuhan yang tinggi, jika salah mengambil kebijakan, bisa membuat ekonomi Sulsel melorot.

Karena Itu, dibutuhkan penyesuaian landasan kebijakan pembangunan de depan agar ekonomi Sulsel disa terus dipertahankan, ditingkatkan dan dilakukan pemerataan.

“Pengwilayahan komoditas merupakan landasan kebijakan perekonomian yang telah membawa kemajuan di Sulawesi Selatan. Inilah yang harus dilakukan penyesuaian sesuai dengan kondisi dan konteks kewenangan pemerintah provinsi saat ini,” ungkapnya.

Karena itu, Agus-Tanribali menawarkan landasan kebijakan pembangunan melalui  pendekatan pengembangan tiga kawasan di pegunungan dan dua kawasan di pesisir dan pulau-pulau yang diberi nama Labuba Malabo.

Labuba adalah Latimojong, Bulusaraung Dan Bawakaraeng. Sementara Malabo Adalah Selat Makassar, Laut Flores, Dan Teluk Bone.

“Mengapa Labuba Malabo, karena kami ingin melakukan pembangunan yang berorientasi pada faktor ekologis dan masyarakat di masing-masing kawasan,” sebutnya.

Selain itu, argumentasi sampai Labuba Malabo adalah karena Agus-Tanribali ingin melakukan pemerataan di seluruh kawasan di Sulawesi Selatan. Juga, harus Labuba Malabo karena harus dibangun konektivitas antar wilayah di kawasan yang di dalamnya terdiri masing-masing delapan kabupaten.

“Labuba Malabo kami yakini tidak hanya akan pempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan. Akan tetapi pada saat yang sama juga akan menghadirkan sekaligus mendistribusi pusat-pusat titik tumbuh daru di Sulawesi Selatan, sehingga tidak menumpuk di Makassar,” katanya.

Karena itu, menurut Agus, salah satu dari sembilan program fokus tuntas yag diturunkan dari Labuba Malabo adalah membangun 500 Km Jalan Strategis Provinsi. Jalan inilah yang akan menghubungkan lima kawasan dalam Labuba Malabo.

“Labuba Malabo ini lahir dari perjalanan saya selama sepuluh tahun berkeliling Sulsel. Mulai dari Pulau Tinabo di Takabonerate, Selayar, pesisir Pantai Bira di Bulukumba, hingga perbatasan utara di Suppirang, Pinrang, sampai Seko di Luwu Utara, hingga Ujung Luwu Timur,” urainya.

Dalam perjalanan tersebut, kata Agus, ia menemukan adanya ketimpangan wilayah kota dan desa, ketimpangan antar sektor, dan ketimpangan antar daerah.

“Untuk itulah, kami siap menangani persoalan ini dengan melakukan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat, sehingga Sulawesi Selatan makin bagus ke depan,” tegasnya.

Yang tidak kalah pentingnya, Tanribali menambahkan, bumi adalah rahmat dari Sang Pencipta yang luasnya tak pernah bertambah, tapi manusia terus bertambah. Karena itu, pembangunan harus dilakukan secara bijak.

Pembangunan tak boleh mengabaikan lingkungan, apalagi sampai mendegradasi daya dukung lingkungan.

“Kerusakan lingkungan akan berdampak pada manusia, bukan pada siapa-siapa, maka mari membangun dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup kita untuk diwariskan kepada anak cucu kita,” imbaunya.  (**)



×


Agus-Tanribali: Kami Siap Lanjutkan Pembangunan Sulsel

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar