MAROS, BKM — Baba (40) warga dusun Bontoulu, Desa Tellumpocoe, Kecamatan Marusu ditemukan isterinya, Hamsiah (37), dalam kondisi tak bernyawa. Ia tewas di dalam lubang sumur kedalaman sepuluh meter di depan rumahnya. Sabtu petang (31/3) sekitar pukul 18.00 Wita.
Salah seorang saksi mata, Muh Ali yang dihubungi wartawan mengaku tahu peristiwa jatuhnya korban dalam sumur ketika isteri korban Hamsiah datang menyampaikannya. ”Saya baru tahu kalau korban itu jatuh ke sumur ketika isterinya datang meminta tolong untuk membantu mengangkat naik dari dasar sumur,” jelas Muh Ali.
Ditambahkan, kabar jatuhnya korban dalam sumur langsung ditindaklanjuti dengan mengabari warga lainnya. Harapannya, tubuh korban yang sudah tidak bernyawa dengan cepat dapat diangkat dari dasar sumur. Karena peralatan kurang memadai, sehingga warga yang kebetulan anggota Basarnas Maros hingga ia menghubungi rekan-rekannya untuk datang melakukan pertolongan.
Jenazah korban yang sudah berhasil dievakuasi langsung dibawa ke rumah duka oleh tim Basarnas Maros sambil menunggu petugas Polsek Lau dan tim identifikasi Polres Maros melakukan autopsi. Namun pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dengan alasan korban meninggal karena musibah yang tidak dapat dihindari dan kejadian ini diterima dengan ikhlas. Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Jufri Natsir yang dihubungin wartawan, Minggu kemarin membenarkan kejadian tersebut. Korban yang mengalami penyakit gangguan jiwa sedang ditinggal sendiri di rumahnya sekitar pukul 15.00 wita.
Karena selama suaminya mengalami gangguan jiwa, isteri korban Hamsiah yang menggantikan bekerja di sawah. Setelah kembali dari sawah, sekitar pukul 19.00 Wita, Hamsiah lalu mencari keberadaan suaminya yang ditinggal sendiri di rumahnya. Korban ditemukan isterinya sudah tidak bernyawa dalam sumur.
”Korban murni jatuh sendiri ke dalam lumbang sumur kedalaman sepuluh meter lebih,” kata AKP Jufri Natsir.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, tidak ditemukan ada luka bekas kekerasan dalam tubuh korban. Meski demikian, petugas tetap berkeinginan melakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian korban. Tapi pihak keluarga korban melarang dan menolak dilakukan autopsi hingga ia membuat surat penyataan keberatan. (ari/mir/c)
Warga Bontoulu Tewas Dalam Sumur
×

