PANGKEP, BKM–Kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) di Kecamatan Ma’rang Kebupaten Pangkep, Senin (2/4) menuai banyak pujian. Pujian datang dari koalisi rakyat di Kabupaten Pangkep yang mengungkapkan kebanggaannya bisa bersama dengan pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).
Selain satu-satunya pasangan yang maju melalui KTP warga, mereka juga bangga lantaran sepak terjang pasangan nomor urut 4 ini.
Anggota DPRD Pangkep, H Muhammad Ridha, menyebut jika warga Pangkep patut berbangga bisa bersama pasangan ini.
Pasalnya, IYL-Cakka hanya satu-satunya pasangan yang masing-masing punya pengalaman sebagai bupati. IYL dua periode di Gowa, dan Cakka di Luwu selama 10 tahun.
“Pak Ichsan Yasin Limpo itu berpengalaman 10 tahun di Gowa. Begitu juga Pak Cakka 10 tahun menjadi bupati. Jadi ini mi ahlinya, karena sudah punya bukti di pemerintahan,” tegas Muh Ridha yang dua periode menjabat sebagai wakil rakyat.
Tak hanya itu, di depan warga yang memadati bawah tenda di lapangan, Ridha yang juga Ketua DPC Demokrat Pangkep, mengaku jika kebanggaan lainnya bersama IYL-Cakka, karena keduanya bebas dari korupsi.
“Kita bersyukur, karena selama menjabat bupati, beliau berdua tidak pernah tersandung kasus korupsi. Dan tidak pernah kita dengar ada penyalahgunaan anggaran. Inilah pemimpin yang sesungguhnya,” tambah Ridha.
Dihadapan warga, IYL mengemukakan bila program Rumah Produktif berbasis desa di setiap kecamatan bisa menjadi solusi terbaik menekan angka pengangguran, sekaligus mengurangi kemiskinan.
Apalagi, di rumah produktif pasangan nomor urut 4 ini, berbagai jenis keterampilan bakal dimanfaatkan warga untuk mengelola dan memberdayakan berbagai potensi yang dimiliki di kabupaten penghasil ikan bandeng ini.
Itu sebabnya, saat IYL mengurai rumah produktif di setiap kampanyenya di Pangkep, warga begitu antusias mendengar dan mendambakan segera direalisasikan.
“Rumah Produktif adalah program bidang perekonomian rakyat yang juga akan membuka lapangan kerja baru.
Rumah Produktif ini adalah pendampingan bagi pelaku usaha UKM pemula. Dimana akan memberikan pelatihan pelaku UKM pemula, mulai dari pelatihan, produksi, modal usaha hingga pemasaran. Di setiap kecamatan, akan di sebar masing-masing 4 serjana yang ahli di bidangnya masing-masing sesuai dengan potensi wisata alam masing-masing daerah.
“Insya Allah, orang Pangkep yang menganggur itu dicari oleh pekerjaan, bukan dia yang mencari pekerjaan. Itulah gunanya yang dimaksud rumah produktif,”jelas IYL
Sementara itu, calon gubernur nomor urut satu mengingatkan warga Takalar agar tidak menerima iming iming uang untuk mendukung pasangan tertentu di Pilgub. “Jangan mau dibayar dengan uang 300 ribu,”ujar NA saat sosialisasi di Takalar, Senin (2/4).
Mantan Bupati bantaeng dua periode ini mengungkapkan bila uang sebesar 300 ribu sangatlah sedikit untuk menjadi pemimpin lima tahun.
“Jangan menjual harga diri ta dengan uang 300 ribu (rupiah). Nanti kalau sudah dikasi uang dan menang, dia tidak datang. Yakinkah dia tidak bangun daerah. Dia bilang kan sudah dibayar,” katanya.
Dijelaskan, kalau pemimpin dipilih berdasarkan suara hati nurani, berarti kita pilih pemimpin yang diridhoi Allah.
“Kalau pemimpin diridhoi akan datang rezeki dari berbagai penjuru. Ikan di laut melimpah. Hasil pertanian melimpah. Rakyat akan sejahtera,” jelasnya.
Masyarakat Desa Batubatu Galesong Utara, dan masyarakat Patalasang berjanji akan berjuang keras untuk memenangkan NA-ASS di Pilgub. Sosialisasi NA dihadiri Ketua DPW PKS Sulsel Mallarangeng Tutu dan kader PDIP dan PAN. (nug/rif/c)

