POLEWALI, BKM — Kegiatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) sebagai bagian dari bakti TNI, bertujuan meningkatkan akselerasi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Khususnya daerah tertinggal, daerah terpencil dan terisolir dan perbatasan maupun daerah kumuh serta daerah lain yang terkena bencana.
Upacara pembukaan TMMD ke 101 berlangsung di lapangan sepakbola Lampa, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Tampil sebagai inspektur upacara Plt Bupati Polman, Drs Amujib MM.
Adapun tema kegiatan kali ini ‘Dengan semangat sinergitas, kita tingkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat guna percepatan pembangunan di daerah dalam rangka keutuhan wilayah NKRI’.
Tampak hadir dalam kegiatan pembukaan ini, masing-masing Danrem 142/Tatag, Kolonel Inf Taufiq Shobri didampingi Ketua Persit Koorcabrem 142 PD XIV/Hasanuddin, Ny Melly Shobri, Dandim 1402/Polman selaku Dansatgas TMMD, Letkol Arh Dedi Setia Aryanto.
Ketua DPRD Polman, Sekkab Polman, Polres, pejabat SKPD, para Dandim jajaran Korem, tokoh masyarakat serta komponen masyarakat.
Sasaran fisik TMMD di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polman, meliputi peningkatan ruas jalan Lenggo 4.300 meter x 5 meter, sasaran tambahan duekker 7 buah, jamban 150 unit, dan rumah dinas SMP Lenggo 2 unit.
Sedangkan sasaran non fisik , di antaranya ceramah belanegara, KB-Kesehatan, penanggulangan bencana, 4 pilar kebangsaan, Narkoba serta Kamtibmas.
“Dalam program TMMD ini hadir budaya gotong royong yang merupakan ciri khas bangsa Indonesia. Budaya yang harus tetap dipertahankan karena telah terbukti dalam perjalanan sejarah bangsa bahwa budaya gotong royong mampu menyelesaikan masalah bangsa ini dengan tuntas,” ucap Plt Bupati Polman, Amujib.
Kegiatan TMMD ke 101 ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, terhitung mulai 4 April dan berakhir pada 3 Mei 2018. Sebelumnya juga telah dilaksanakan pra-TMMD.
Personel yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 150 orang yang terdiri dari unsur Kodim 1402, Polres Polman, Yonif 721/Mks, TNI AU, TNI AL, serta masyarakat.
Usai pelaksanaan upacara dilanjutkan peninjauan Posko TMMD, pelayanan KB-Kesehatan (pengobatan dan vasektomi). (alaluddin)

