MAKASSAR, BKM– Pasca peralihan pengelolaan serta pemeliharaan taman-taman kota diserahkan ke masing-masing kecamatan, sejumlah taman terlihat tidak terurus. Seperti halnya taman jalur tengah di Jalan Bandang, Kecamatan Bontoala, taman di ruas Jalan Hertasning serta taman di ruas Jalan Urip Sumoharjo.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Azis Hasan, membenarkan jika masih ada taman taman kota yang membutuhkan perhatian lebih dari kecamatan khususnya yang berada di wilayah Jalan Bandang.
Taman jalur tengah di Jalan Bandang, jelas Azis, sudah tidak mendapat perhatian dan terurus. Pasalnya, bunga dan batang pohon sudah ada yang mulai layu dan lapuk serta tanah di taman jalur tengah sudah mengering.
“Sebagian taman kota sudah terurus dan ada juga yang kurang terurus. Seperti yang saya lihat di Jalan Bandang. Taman jalur tengah disitu memang sudah ada rencana untuk di pagar, tetapi bunga sampai tanah mulai mengering. Harus diperhatikan itu dengan menyiram secara rutin taman jalur tengah,” ungkap Azis, Jumat (6/4).
Azis menambahkan, anggaran pemeliharaan sudah masuk di masing-masing kecamatan. Termasuk dengan petugas pemeliharaan taman diserahkan ke kecamatan. Sehingga pemeliharaan taman sudah harus terlaksana maksimal.
“Anggarannya masing-masing kecamatan dikelola serta termasuk petugas kebersihannya masuk. Jadi diharapkan pemeliharaan taman sudah dapat maksimal karena sudah terbagi masing-masing kecamatan. Besaran anggaran yang tahu cuma masing-masing kecamatan. Ada juga mobil tanki dan motor tanki dikelola di kecamatan,” tukasnya.
Terpisah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Makassar menilai, beberapa kecamatan memang kurang proaktif terhadap peremajaan taman. Bahkan tidak ada keamanan yang dapat melindungi taman-taman tersebut.
Seperti halnya yang terlihat di taman yang berada di ruas Jalan Petta Rani, Boulevard dan Hertasing yang mengalami rusak parah setelah beberapa bulan lalu di tanami pohon dan bunga.
Anggota Komisi C DPRD Makassar, Fasruddin Rusli mengatakan, kesadaran warga untuk menjaga taman memang masih kurang, bahkan terkesan acuh terhadap hal tersebut. Beberapa kali dilakukan pergantian bunga dan pohon di taman yang berada di ruas jalan tetapi sering diinjak oleh pengguna jalan. Belum lagi ditimpa oleh beberapa atribut kegiatan.
“Sulit dijaga jika tidak ada keamanan taman, belum lagi kepedulian warga masih sangat kurang. Berbeda dengan kesadaran warga di Surabaya yang menjaga taman kotanya,” ujarnya saat di gedung DPRD Makassar, kemarin.
Lanjut legislator Fraksi PPP ini, jika tidak ada perubahan pengelolaan taman, berapapun besarnya anggaran dialokasikan tetap saja mubassir. Padahal untuk pembenahan taman di masing-masing kecamatan terbilang sangat tinggi anggarannya.(arf-ita)
Taman Dalam Kota Kurang Terurus
×

