GOWA, BKM — Warga Mangasa, Kelurahan Pandang-pandang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, pada Selasa sore kemarin (10/4) sekitar pukul pukul 16.00 Wita, jadi panik. Sebuah tas warna hitam sejenis koper sudah dua hari dititip dua perempuan tak dikenal di sebuah showroom motor bekas milik warga bernama Muh Tahir Tayang di Jalan Sultan Hasanuddin tepat di samping Makodim 1409 Gowa.
Tas tersebut dititip sejak Minggu pagi (8/4) sekitar pukul 10.00 Wita. Konon, setelah tas itu dititip bersama sebuah boneka warna pink, dua perempuan tersebut lalu pergi menuju Makassar.
Seperti pengakuan Muh Tahir, dua perempuan itu berjanji akan kembali mengambil barangnya yang dititipkan sementara karena hendak ke Makassar mengurus sesuatu. ”Rencananya, kedua perempuan itu mau ke Mamasa. Tapi mereka ke Makassar dulu urus sesuatu. Tapi sampai hari ini, Selasa, mereka tidak muncul-muncul. Akhirnya saya melaporkan ke Babinsa dan Binmas di sini,” aku Muh Tahir.
Kepanikan warga di sekitar toko karena menyangka isi koper kecil itu diduga bom. Setelah tim Jihandak bekerja dan melakukan pemeriksaan sekaligus memasang alat detektor bom, ternyata isi tas itu bukan bom.
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga yang dikonfirmasi Berita Kota Makassar, memperlihatkan isi tas koper tersebut. Isinya hanya beberapa pakaian wanita, sarung dan beberapa lembar kain lainnya.
”Yah..isinya cuma kain. Bukan bom,” kata Kapolres Shinto.
Terkait yang dilakukan pemilik rumah dengan melaporkan hal-hal mencurigakan sangat diapresiasi Kapolres. Menurutnya, apa yang dilakukan Tahir sudah benar. ”Yang dilakukan pemilik rumah sudah sesuai. Jika ada barang yang mencurigakan, segera laporkan ke petugas terdekat,” kata Shinto. (sar/mir)
Warga Pandang-pandang Panik
×

