MAKASSAR, BKM — International Woman Exhibition, Femme dan Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) 2018 mulai dihelat, Rabu (11/4) siang di Four Point by Sheraton Makassar. Event yang akan berlangsung hingga Senin (16/4) ini diwarnai berbagai kegiatan diantaranya fashion show berbagai tema dan pameran hasil-hasil karya wanita Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan.
Femme kali ini digebrak Dekranasda Gowa selaku pelaksana dan dibuka resmi I Gusti Ayu Puspayoga, Istri Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang tampil memberikan sambutan, mengatakan dirinya selaku bupati berbangga lantaran Dekranasda Gowa menjadi tuan rumah pelaksana.
“Turut andilnya Dekranasda Gowa di event ini memberikan nilai tersendiri bagi pemerintah Gowa. Hari ini saya sangat bangga kerena Dekranasda Gowa dipercaya menjadi tuan rumah dalam pagelaran Femme ke-13 ini. Dengan digandengnya Dekranasda Gowa membuktikan bahwa Femme ini bukan hanya milik Kota Makassar saja, tapi Femme ini milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Bupati Gowa.
Diketahui Femme telah masuk dalam Kalender Event Nasional dari Kementrian Pariwisata RI, yang membuktikan bahwa kegiatan ini mampu memotivasi para pelaku dunia usaha khususnya kalangan perempuan, utamanya desainer-desainer muda yang ada di Sulsel untuk lebih mengembangkan potensinya dalam mempromosikan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) unggulan daerahnya.
“Saya berharap para pelaku UMKM yang ada di Sulsel terkhusus di Kabupaten Gowa dapat dijadikan wadah dalam mengembangkan potensinya karena di ajang ini merupakan tempat berkumpulnya desainer -desainer muda yang berbakat serta para pelaku industri-industri kreatif dalam memperkenalkan fesyen, kuliner dan potensi pariwisata lainnya,” kata bupati.
Adnan lalu memperkenalkan potensi Malino sebagai kota wisata. Bahkan Adnan mengusulkan giat Femme 2019 mendatang tetap dilakukan di Kabupaten Gowa dengan memilih Malino.
“Malino kota wisata andalan Gowa. Di wilayah Malino kreasi Femme bisa lebih besar lagi. Saya berani tawarkan ini ke pihak managemen giat Femme ini dan Malino siap menjadi lokasi pagelaran Femme di tahun berikut,” tandas Adnan.
Di hari pertama Femme pada sesi pertama digelar pemilihan putri bunga (PPB) dan sebagai ketua dewan juri adalah desainer berbakat Indonesia, Devrico Audy.
Peserta PPB yang diikuti 21 orang peserta perwakilan putri bunga setiap kecamatan dan instansi di Gowa ini menghasilkan penampil-penampil fesyen terbaik yakni juara pertama diraih putri bunga dari instansi RSUD Syekh Yusuf, dr Abinisa Inaya Taim yang nerupakan dokter internship di RSUD Syekh Yusuf Gowa, juara kedua diraih putri bunga dari BRI Cabang Gowa serta juara ketiga diraih putri bunga perwakilan Kecamatan Bajeng bernama Indah Safitri.
Menurut salah seorang dewan juri, kriteria penilaian pemilihan putri bunga kali ini adalah kreativitas dan penggunaan bunga asli atau sintetis dalam kostum yang dikenakan para peserta.
I Gusti Ayu Puspayoga di kesempatan tersebut menyerukan agar potensi wisata dan budaya yang ada di Indonesia harus dimanfaatkan dengan baik.
Menurutnya permasalahan yang berbudaya dialami oleh para pelaku UMKM yang ada di indonesia, selain masalah permodalan juga akses pemasaran UMKM, walaupun saat ini pemasaran bisa dilakukan secara online namun tidak dapat dipungkiri pemasaran seperti ini juga sangat dibutuhkan.
“Dengan adanya Femme saat ini dapat menjadi wahana berkelompok para pelaku UMKM untuk mampu mempromosikan produk dan memotivasi para pelaku dunia usaha lainnya dalam mengeksplorasi potensi-potensi sumber daya alam lokal sehingga bisa meningkatkan hasil produksi yang bernilai jual guna menumbuhkan perenomian nasional,” kata Ayu.
Ayu pun mengharapkan Femme ini mampu menjadi media inspiratif, edukasi, dan pengembangan wawasan sehingga pagelaran ini dapat bernilai besar bagi perkembangan dunia usaha
sehingga dapat mewujudkan Indonesia menjadi pusat mode di dunia.
Chairwomen Femme, Icha AZ Lili mengatakan dala. Femme kali ini hadir 350 brand, 100 model lokal dan nasional, 50 desainer ternama tanah air, 25 brand artis, dan 50 fashion show,” ujarnya.
Femme 2018 merupakan Event fashion paling megah dan terbesar di wilayah timur Indonesia dan pertama kali nya bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten.
Dalam pembukaan Femme tersebut, istri bupati Gowa, Priska Paramita Adnan yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa ini turut berjalan di atas catwalk memperagakan gaun batik motif. (saribulan)

