LUWU, BKM — Ikatan Pemuda Mahasiswa Luwu (IPMAL) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Luwu, Selasa (10/4). Dalam aksinya, para mahasiswa menyoroti kinerja Dinas Kesehatan Luwu yang tidak maksimal.
Mahasiswa juga mendesak Pemkab Luwu segera mengevaluasi kinerja Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial agar memberikan penanganan khusus terhadap anak penderita tumor ganas di Luwu.
Jendral lapangan Haswan dalam orasinya mengatakan aksi yang digelar merupakan aksi kemanusian. Pemkab dinilai tidak memberikan pelayanan kesehatan secara adil dan merata terhadap warga Luwu termasuk anak penderita tumor ganas di Desa Mario.
“UU Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM pasal 52 tentang hak-hak perlindungan anak jelas bahwa pemerintah mempunyai tanggung jawab akan hal itu. Penderita tumor di Desa Mario harusnya mendapatkan hal itu,” ujar Herman.
Setelah beorasi, mahasiswa diterima Ketua DPRD Luwu, Andi Muharrir, anggota DPRD Luwu, Sul Arrahman, Muhlis Kararo, Yamin Annas, Sekwan DPRD Luwu, Ahyar Kasim. Hadir dinas terkait Kadis Sosial, Mursid Djufri, Kadis Kesehatan, dr. Suharkimin, Direktur RSUD Batara Guru, dr. Fatriwati Rifai, serta Kepala BPJS Luwu, Namirah Malik.
Ketua DPRD Luwu Andi Muharir menjamin pasien tumor ganas akan mendapatkan pelayanan dari Pemkab. Sementara Kadis Kesehatan Suharkimin, mengaku akan memfasilitasi pasien untuk membantu perawatannya di RS Wahidin Makassar. (wan/C)
IPMAL Sorot Kinerja Dinkes-Dinsos
×

