MAMUJU, BKM — Pada tahun 2019, Pemprov Sulbar memiliki beberapa program prioritas. Di antaranya perbaikan kualitas SDM dan kebudayaan, perbaikan infranstruktur dan konektivitas, peningkatan ekonomi dalam upaya penanggulangan kemiskinan, penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, dan pengelolaan lingkungan hidup.
Demikian disampaikan Kepala Bappeda Sulbar, Junda Maulana saat pembukaan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2019. Kegiatan ini berlangsung di auditorium lantai 4 kantor gubernur Sulbar, Senin (9/4).
Musrenbang tahun ini mengangkat tema ‘Membangun Infrastruktur dan Iklim Investasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat’. Junda juga menyampaikan, sebelum dilaksanakannya Musrenbang, berbagai kegiatan telah dilakukan. Misalnya penyusunan rancangan awal RKPD yang berpedoman pada RPJMD Provinsi Sulbar 2017-2022.
Selain itu, juga dilaksanakan forum konsultasi publik dengan menghadirkan para stakeholder pemerintah daerah dan perwakilan masyarakat dari berbagai unsur dan kalangan, penerimaan pokok-pokok pikiran DPRD Sulbar berdasarkan hasil reses yang membawa aspirasi rakyat, pelaksanaan forum OPD, serta pelaksanaan Musrenbang kabupaten dan pelaksanaan pra Musrenbang provinsi.
Junda membeberkan, terdapat beberapa usulan dari semua kabupaten se Sulbar pada pelaksanaan pra Musrembang provinsi pekan lalu di Kabupeten Polewali Mandar, sesuai bidang pembangunan, yaitu dibidang pemerintahan sebanyak 25 usulan kegiatan dengan total anggaran sebesar Rp40,1 miliar, bidang ekonomi sebanyak 146 usulan kegiatan dengan anggaran mencapai Rp83,3 miliar, bidang infrastruktur sebanyak 84 usulan kegiatan dengan anggaran sebesar Rp193,3 miliar, bidang sosial budaya sebanyak 176 usulan kegiatan dengan total anggaran sebesar Rp157,2 miliar.
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, pada kesempatan tersebut mengatakan, pelaksanaan Musrenbang tersebut sebagai rangkaian kegiatan penyusunan RKPD Sulbar 2019. dimana sebelumnya telah dilaksanakan pra-Musrenbang di Kabupaten Polewali Mandar pekan lalu.
”Melalui kegiatan ini, kita semua dapat mensinergikan segala potensi dan upaya dalam melaksanakan pembangunan di 2019, serta mampu menghadirkan proses perencanaan yang efektif, efisien, partisipatif dan akuntabel, sehingga bermuara pada tercapainya dokumen perencanaan yang berkualitas,”kata Ali Baal
Ia berpesan agar forum Musrenbang itu harus mampu dimanfaatkan secara maksimal, serta menjadi ruang diskusi yang sifatnya konstruktif dalam melahirkan berbagai gagasan yang dapat memberi solusi dan menjawab berbagai isu strategis pembangunan di Sulbar. (ala/mir/c)
Perbaikan Kualitas SDM Jadi Prioritas Penyusunan RKPD 2019
×

