GOWA, BKM — Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa kembali meraih penghargaan. Kali ini penghargaan tersebut dari Mark Inc Plus yakni Penghargaan Public Service of The Year Sulawesi Selatan 2018 di Grand Clarion Hotel Makassar, Selasa (17/4) lalu.
Penghargaan ini diterima Dinkes Gowa karena telah melakukan berbagai inovasi dan terobosan dalam bidang kesehatan.
Kadis Kesehatan Gowa, dr Hasanuddin saat ditemui disela peresmian Puskesmas Bontonompo II, Rabu (18/4/2018). Mantan Kepala Puskesmas Bontonompo II ini mengatakan, diraihnya penghargaan tersebut karena indikator inovasi-inovasi program kesehatan yang dilakukan puskesmas di Gowa.
“Banyak inovasi dilakukan puskesmas. Memang kami di Gowa menerapkan inovasi dimana masing-masing puskesmas memiliki inovasi paling sedikit empat inovasi. Kalau di puskesmas Pallangga itu bahkan punya 10 inovasi. Di Gowa ada 26 Puskesmas dan semuanya memiliki inovasi-inovasi kesehatan itu,” jelas dr Hasanuddin.
Lebih lanjut, dr Hasanuddin mengatakan, inovasi tersebut dapat berupa pelayanan, program kesehatan, misalnya bagaimana meningkatkan derajat kesehatan masayarakat.
“Ada inovasi Juleha (Jumat lansia sehat) ada juga Saleha (Sabtu lansia sehat), ada juga istilah Akino seperti yang dibuat Puskesmas Bontonompo II. Akino (angka kematian ibu nol), sedang di Bontonompo Selatan ada yang namanya Cinlok (Cinikki loro kirampung sai) ada juga istilah Lisa (Lihat sampah ambil) ada juga Sambalado (sampah ambil dong) ada Intelejen KIA yang bertujuan mengurangi risiko ibu hamil ada juga inovasi Tali Kesorga yang ditelorkan Puskesmas Bontomarannu,” jelas dr Hasanuddin.
Untuk penghargaan ini, di tingkat Sulawesi Selatan hanya Kabupaten Gowa yang menerima penghargaan tersebut khusus di bidang kesehatan. (saribulan)

