GOWA, BKM — Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan mengalokasikan Rp8 miliar untuk infrastruktur jalan di Kecamatan Bontonompo Selatan. Hal itu dilontarkan Bupati Adnan didampingi Wakil Bupati, Abd Rauf Malaganni saat berda di tengah masyarakat Bontonompo Selatan dalam rangkaian kunjungan kerja (Kunker) didua kecamatan dihari keempat masa kunkernya, Rabu (18/4).
Janji Bupati Gowa ini disampaikan usai melihat infrastruktur sepanjang jalan yang dilewati menuju Dusun Pammanjengang, Desa Tindang, Kecamatan Bontonompo Selatan. Selain mempertegas soal infrastruktur, Adnan juga menyinggung soal kerusakan jalan yang tidak lain penyebab utamanya adalah aktivitas truk tambang liar yang selama ini marak di wilayah selatan Gowa. Termasuk di Bontonompo dan sekitarnya.
”Saya tegaskan tidak boleh lagi ada tambang liar di Bontonompo. Tambang liar harus ditertibkan. Tidak boleh dibiarkan. Sebab disaat jalan rusak pemerintah yang disalahkan,” tandas bupati disambut senang masyarakat Desa Tindang yang didominasi petani ini.
Jalan menuju Tindang, selain mengalami kerusakan, juga fisiknya sempit. Jalan ini hanya bisa dilalui satu mobil. Kondisi yang sama juga dialami jalan menuju tiga desa lainnya, yakni Desa Salajo, Salajangki, dan Pa’bundukang.
Di sela kunker yang disertai para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, juga hadir Ketua DPRD Gowa, Ansar Zaenal Bate dan Dandim 1409, Letkol Arh Nur Subekhi dan Kajari Gowa, Susanto ini, Bupati Adnan juga menyempatkan diri meninjau pekerjaan padat karya berupa jalan tani dari perkampungan menuju persawahan yang dibiayai dari dana desa sebesar Rp 118 juta.
Dihadapan masyarakat dan disaksikan Camat Bontonompo Selatan, Mappatangka dan seluruh kepala desa yang ada, bupati juga menyerahkan BPJS KIS, kartu PKH (Penerima Keluarga Harapan), program padat karya tunai yang dimulai sejak tahun ini. Program pemberdayaan masyarakat ini terbukti mengurangi angka kemiskinan dan angka pengangguran.
”Ini kita lakukan di 121 desa yang ada di Gowa,” tandas Adnan. (sar/mir)
Infrastruktur Jalan di Bontonompo Selatan Dialokasi Rp8 M
×

