LUWU, BKM — Menyongsong 1 tahun Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu melaksanakan Pegelaran Seni Budaya yakni Lomba Tari Tradisional Pajaga Lili, di Aula Bappeda Luwu, Jl. Jendral Sudirman, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu. Sabtu, (21/4/2018)
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua KPU Kabupaten Luwu, Abdul Thayyib, para pembina peserta, serta para peserta lomba.
Sementara itu, juri pada lomba tari tradisional ini adalah Kabid Kebudayaan Disdak Luwu, Amnur, S.Pd, M.Pd, perwakilan Dinas Pariwisata, Juliani Martin serta tokoh budaya, Sadakati A. Arsyad.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Luwu, Abdul Thayyib Wahid R, menyampaikan bahwa Pagelaran Seni Budaya ini merupakan kegiatan nasional dalam rangka menyongsong 1 tahun Pemilu 2019.
“Secara nasional KPU RI memerintahkan KPU Provinsi/Kabupaten/kota, menyelenggarakan pagelaran seni. Pagelaran seni dilaksanakan sesuai dengan kearifan lokal daerah masing-masing. Dimana tema Pilkada yakni bermartabat dan Berbudaya. Mari jadikan momentum ini untuk memasyarakatkan Budaya dari segi tarian. Selain itu ini akan jadi mometum dalam menyongsong FKN dinana kedatuan Luwu akan menjadi tuan rumah,” ujar, Abdul Thayyib.
Abdul Thayyib, menambahkan bahwa pagelaran seni yang dilaksanakan ini memberikan panggung kepada masyarakat umum untuk mengekspresikan kemampuan serta kualitas dalam budaya. Dimana masyarakat yang maju adalah masyarakat yang paham akan budayanya.
“Semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, sehingga bisa hadir sebuah pementasan serta sportifitas yang baik. Dalam kegiatan ini bukannya juara yang utama namun bagaimana kita menghargai budaya kita. Dimana Tanah Luwu adalah sebuah bangsa yang dari dulu sampai sekarang dikenal sebagai bangsa yang besar, serta memiliki banyak varian budaya termasuk tarian seperti tarian pajaga lili yang memiliki banyak variasi tergantung konsep wilayahnya,” terangnya.
Dalam lomba tari tradisional Pajaga lili ini diikuti, Sanggar Seni Almannan Suli, Raihan Tari (Freedom Tokinawa Art), SMPN 3 Bajo, dan Desa Buntu Barana.
Dalam lomba yang digelar KPU Luwu tersebut, SMPN 3 Bajo berhasil meraih Juara 1 dengan hadiah pembinaan Rp5 juta, Juara 2 diraih oleh sanggar seni Almannan Suli, dengan uang pembinaan Rp4,5 juta.
Sementara juara 3 diraih oleh Desa Buntu Barana dengan hadiah Rp 4 Juta, serta juara harapan 1 diraih oleh freedom Tokinawa Art, dengan hadian Rp3 Juta. (irwan musa)

