JENEPONTO, BKM — Seekor kerbau jantan liar mengamuk dan menyeruduk tiga orang warga Dusun Bontomanai, Desa Pao, Kecamatan Taroang. Ketiga korbannya adalah Asni (25) bersama anak Rehan (2) dan Agung (12), warga setempat dilarikan ke RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto untuk dilakukan pengobatan, Kamis (18/4).
Wakapolsek Batang Polres Jeneponto, Ipda Baharuddin, mengatakan, ada tiga warga yang terluka. Sehingga warga yang mencoba menangkap kerbau itu tak berdaya. Pasalnya, kerbau yang didatangkan dari Sumbawa, Nusa Tenggara Timur itu, terus mengamuk saat diturunkan dari kapal. Akhirnya warga berinisiatif menghubungi anggota Polsek Batang.
Saking kuatnya itu kerbau, kata Baharuddin, seakan tak peduli dengan tembakan anggota Polsek Batang. Kerbau stres itu terus mengamuk, meski kakinya sudah ditembus peluru. Berkat kesigapan warga langsung menebas kedua kaki belakangnya, barulah kerbau itu tersungkur.
Warga setempat yang mengaku bernama Jabal Nur, menuturkan, ada 85 ekor kerbau yang didatangkan dengan kapal di Pelabuhan Rakyat Bungeng dari Sumbawa dan akan diantar ke tempat penampungan Cappongo Togo-Togo, Kelurahan Batang, Kecamatan Batang, Jeneponto. Namun saat kerbau-kerbau itu diturunkan dari kapal, ada satu kerbau berontak karena mungkin stres lantaran lama dalam perjalanan. (krk/mir/c)
Seruduk Warga, Polisi Tembak Kerbau
×

