pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Gandeng Badan Geospasial, Pemkab Luwu Petakan Batas Wilayah Desa

LUWU, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu tahun 2018 akan melakukan pemetaan batas wilayah pedesaan dan melurahan di 22 kecamatan di kabupaten Luwu.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Luwu Amru Saher menegaskan Pemkab Luwu akan bekerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (GIB) terkait pembuatan peta geospasial batas desa dan kelurahan.

“Hal ini bertujuan mempertegas batas wilayah antar desa sekaligus menjadi bahan untuk menyusun peta Geospasial wilayah Indonesia,” kata Amru Saher Minggu (22/4/2018).

Amru menyebut batas wilayah antar desa saat ini sebagaian besar masih mengacu pada peta lama dan batas peta tradisional yang digunakan sejak lama.

Banyak perubahan terjadi yang dikarenakan adanya faktor alam maupun faktor lainnya. Sehingga menuntut pembaharuan peta wilayah desa untuk mengantisipasi munculnya sengketa.

“Kehadiran BIG disini ingin memberikan penjelasan bahwa pentingnya desa-desa di seluruh Indonesia melakukan pembaharuan mengenai batas-batas wilayahnya, supaya lebih akurat dan bermanfaat bagi kelangsungan pembangunan desa,” ujarnya.

Ditambahkan, pembaharuan pemetaan desa tersebut sangat diperlukan untuk menegaskan kembali batas-batas wilayah antar desa satu dengan desa lainnya. Sebab, mayoritas peta wilayah desa saat ini masih mengandalkan peta lama yang didasarkan salah satunya dari kesepakatan-kesepakatan antar desa.

“Peran BIG sangat penting untuk membantu pembaharuan peta wilayah desa  dengan citra satelit terbaru yang dimiliki BIG, maka tugas kami membuat peta wilayah supaya batas-batasnya menjadi jelas, tepat dan akurat. Oleh karena itu, peran dan dukungan dari pemerintah daerah dalam hal anggaran untuk melakukan pembaharuan peta wilayah sangat penting demi kesinambungan pembangunan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Kabupaten Luwu Muhamad Rudi menjelaskan saat ini Bappeda Kabupaten Luwu telah menjalin kerja sama dengan tim Geospasial.

Nantinya tim BIG ini akan turun ke setiap wilayah pedesaan di seluruh kabupaten Luwu untuk membuat peta Geospasial mulai dari desa dan kelurahan. Peta ini selanjutnya menjadi satu-satu informasi terkait potensi daerah dan batas wilayah yang valid.

“Untuk tahap awal sebanyak 80 desa dari jumlah total 207 desa yang kita programkan untuk pemeratan batas desa termasuk kelurahan. Anggarannya Rp2 milar,”kata Muhammad Rudi.

Sebelumnya Pemkab Luwu dipimpin Plt Bupati Luwu Amru Saher telah melakukan konsulatasi soal pemetaan batas wilayah pedesaan dan kelurahan di Kantor BIG Bogor.

Saat konsultasi di Kantor BIG Bogor, Amru didampingi Wakil Ketua II DPRD Luwu Ikhsan Sunusi, Ketua Komisi I DPRD Luwu Yani Mulake dan anggota Komisi I, Asisten I Setdakab Luwu Andi Muzakkir, Kepala Bappeda Luwu Muhammad Rudi, Kepala Inspektorat Kabupaten Luwu H Lahmuddin.

Kepala Kesbangpol dan Linmas Luwu H Alim Bahri, Sekekertaris Dinas Perkim Kabupaten Luwu Sofyan Tamrin, Plt Kadis Damkar Luwu Ahmad Awabim, Kabag Pemerintahan Setdakab Luwu Aminullah, Kabid Litbang Bappeda Luwu Ais Saputra dan Kasubag Protokol Setdakab Luwu Imran. (irwan musa)



×


Gandeng Badan Geospasial, Pemkab Luwu Petakan Batas Wilayah Desa

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar