MAKASSAR, BKM–Sebanyak 14 calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel menanti keputusan KPU RI. Saat ini para calon ada yang menanti dan ada pula yang bergerilya mencari dukungan para elit hingga ke Senayan agar namanya masuk dalam tujuh besar yang akan diberi tugas.
Ke 14 nama yang kini bersaing yakni Zainal Ruma, Upi Hastati, Untung Pawittoi, Marzuki Kadir, Sahabuddin, Syarifuddin Jurdi, Muslimin Hasbullah, Mardiana Rusli, Asram jaya, Uslimin, Zainal Abidin, Fatmawati, Misna M Attas dan Faisal Amir.
Sumber di KPU Sulsel dan Timsel mengungkapkan bila peluang tiga petahana yakni Mardiana, Misna dan Faisal untuk kembali terpilih sangat besar. Tak hanya itu, peluang Uslimin dari unsur media, serta Asram Jaya dari LSM juga tak bisa dipandang remeh. Selain itu, nama akademisi Syarifuddin Jurdi dan Sahabuddin juga banyak disebut.
Mardiana dan Misna yang dimintai tanggapannya soal peluangnya oppo masih merendah. Semoga saja, kita optimislah,”ujar keduanya. Sahabuddin yang tak lain salah satu pejabat Kabag di sekretariat KPU Sulsel juga mengkau optimis masuk 7 besar. “Kita selalu optimis,”ucapnya.
Seperti diketahui, Tim seleksi (timsel) calon komisioner KPU Sulsel bersma KPU RI telah melaksanakan Fit and Proper Test (uji kelayakan dan kepatutan) secara tertutup terhadap 14 calon di Grand Clarion Hotel and Convention, 18 April lalu. Tahapan tu dilakukan secara maraton selama 9 jam lamanya.
Anggota Timsel KPU Sulsel, Bachtiar Maddatuang mengungkapkan, ke-14 calon komisioner ini diuji satu per satu oleh dua orang komisioner KPU RI, masing-masing oleh Ilham Saputra dan Evi Novida Ginting.
Menurutnya, untuk jadwal pengumuman 7 nama Komisioner belum diketahui Timsel karena wewenang serta hak prerogatif KPU RI menentukan.
“KPU RI yang lakukan tes uji kelayakan dan kepatutan. Hasil tes juga mereka yang umumkan. Tapi kami belum tau,” singkat akademisi STIE Amplop itu melalui sambungan seluler.
Pengamat politik sosiologi Unhas Dr Sawedi Muhammad menuturkan bahwa 14 nama memiliki peluang yang sama untuk lolos 7 besar. Menurutnya, yang paling terpenting adalah integritas 7 nama calon komisioner. Dipastikan agar tidak berafiliasi dengan pihak manapun. Apalagi Kandidat.
“Harapan kita semua, 7 nama yang diputuskan oleh KPU RI harus paham betul teknis kepemiluan. Hal penting ke depan adalah integritas adalah kunci terjamin netralitas dalam rangka menyukseskan pemilu 2019,”ujar Dr Sawedi usai menjadi pembicara pada diskusi politik di warkop Dottoro Topaz, Minggu (22/4). (rif)

