PANGKEP, BKM– Dalam Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial yang digelar Kantor Kesbangpol Pangkep di Lantai III Kantor Bupati, Rabu (25/4), Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana menilai potensi gesekan di tahun politik memiliki potensi besar untuk menimbulkan terjadinya konflik.
Hal ini penting dan perlu diwaspadai, kata Syahban. Sebab jika tidak diantisipasi lebih awal, maka lebih rentan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Makanya persatuan dan kesatuan perlu terus untuk dijaga. Proses komunikasi antara semua pihak mesti terjalin dengan baik agar dapat mengeliminir munculnya potensi-potensi konflik yang akan terjadi, ” kata Syahban.
Sebagai Pelaksana Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial. Kantor Kesbangpol menghadirkan perwakilan desa dan lurah, juga tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Ketua panitia kegiatan ini, Drs. H. Lauki Hasri menjelaskan kegiatan sosialisasi ini untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang kemungkinan konflik sosial itu terjadi di wilayah kita. Begitu pula dengan tata cara penanganannya.
Beberapa pemateri tampil dalam sosialisasi tersebut. Diantaranya Ketua DPRD, Dandim 1421,Kapolres Pangkep, Kejaksaan Negeri.
Sebagai salah satu pembawa materi Sosialisasi. Ketua DPRD Pangkep, Andi Ilham Zainuddin, mengatakan dari beberapa gesekan yang pernah terjadi di Pangkep, dinilai terpicu karena kurangnya komunikasi. Andi Ilham disela-sela materinya membeberkan contoh tentang kejadian di Kecamatan kepulauan Kalmas ketika itu. Ada isu ajaran yang meresahkan warga saat itu. (udi)

