GOWA, BKM — Cara Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga memberikan motivasi kepada personilnya cukup unik. Kali ini Shinto memacu motivasi itu dengan adil. Kalau dulu hanya personil yang berkinerja baik yang mendaoatkan reward maka yang tidak pun tetap diberikan bingkisan.
“Iya ini dalah satu langkah untuk meningkatkan motovasi bagi para personil. Jadi sama-sama dapat penghargaan,” kata Shinto, Senin (30/4/2018).
Ditanya penghargaan apa yang diberikan, menurut Shinto ada dua jenis. Jika yang berkinerja baik akan dihadiahi bingkisan kecil dan menjadi reward bagi personil. Dan kapolres juga tetap menghadiahi personil yang berkinerja buruh atau rendah.
” Khusus bagi para kapolsek yang berkonerja baik saya hadiahi reward untuknya, sementara kapolsek yang berkinerja buruk atau tidak bagus maka hadiahnya berupa bendera warna hitam bergambar emoji menangis,” jelas kapolres usai melaksanakan Analisa dan Evaluasi (Anev) kinerja personil selama bulan April.
Berdasarkan hasil paparan yang ditampilkan dslam Anev itu, Sat Narkoba Polres Gowa dan Polsek Bontomarannu berhasil unggul dalam tingkatan kinerjanya.
Sat Narkoba berhasil menyelesaikan perkara sebanyak 21 kasus, begitupun dengan Polsek Bontomarannu yang juga menyelesaikan perkara sebanyak 7 kasus dengan jumlah penyidik yang minim.
Tak hanya itu, Polsek Bontomarannu juga dianggap sangat aktif dalam kunjungan serta pembinaan terhadap warga sekitarnya.
“Seluruh personil diharapkan dapat lebih meningkatkan kinerjanya, juga senantiasa berprestasi dan memberikan kontribusi kinerja terbaiknya kepada masyarakat. Mari kita jadikan prestasi adalah budaya bagi Polres Gowa,” kata Shinto.
Kapolres juga mengatakan, bendera hitam yang bergambarkan emoji menangis tersebut akan diberikan secara bergilir setiap bulannya kepada Satker/Polsek yang kinerjanya dinilai rendah usai dilaksanakan analisa dan evaluasi.
” Tradisi baru pemberian bendera hitam tersebut bukan berarti negatif, melainkan sebagai salah satu upaya untuk memacu semangat personil agar lebih aktif dalam meningkatkan serta memaksimalkan kinerjanya.
Berdasarkan hasil dari analisa dan evaluasi (anev) kinerja bulan April yang telah dilakukan pada Senin (30/04), Kabag Ops Kompol Sudaryanto dalam paparannya menampilkan data kinerja terendah adalah Polsek Biringbulu.
“Semoga dengan bendera hitam ini, dapat menjadi motivasi bagi Kapolsek yang bersangkutan untuk meningkatkan kinerjanya yang lebih bagus dsm,” ungkap Akbp Shinto.

