PAREPARE, BKM — Belasan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Parepare berunjuk rasa penyampaikan pernyataan sikap pada peringatan Maydai 2018 di Depan Monumen Ainun Habibie, Senin (1/5).
Mahasiswa Universitas Muhammadya (Umpar) Parepare mengatasnamakan Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN) Ikram berorasi selama kurang lebih dua jam dari pkl 10, – 12,00. membubarkan diri dengan tertib setalah menyampaikan orasinya. “Mustahil negara makmur jika para buru melarat, stop kekerasan seksual terhadap perempuan, tolak uu13 tahun 2003, hapus PP no.78 tahun 2015 tentang pengupahan,” ujar Ikram dalam orasinya.
Buruh bersatu tidak bisa dikalahkan sejarah May Day tidak terlepas dari perjuangankelas buruh dalam menunutut 8 jam kerja. Abad ke 19 adalah priode dimana kelas buruh diperhadapkan pada kenyataan bahwa dari 24 jam sehari, mereka rata rata bekerja 18 hingga 20 jam menuntut agar jam kerja diperpendek.
May Day bukan sekedar teradisi tahunan untuk memperingati hari kemenangan perjuangan masa lalu namun mengingatkan kepada kita bahwa hingga hari ini kesejahtraan , keadilan, belumlah kita raih, sebenar kaya makin kaya, pendidikan tidak merata. (mup/C)
Mahasiswa Demo Untuk Buruh
×

