MAMUJU, BKM — Sejumlah tokoh lintas agama di Kabupaten Mamasa menggelar seminar dan diskusi dengan tema ‘Menolak Politisisasi Isu Sara, Money Politic, Black Campaign, Berita Hoax dan Ujaran kebencian dalam menyikapi Pilkada 2018’.
Sejumlah tokoh lintas agama yang hadir dalam diskusi tersebut, di antaranya Pendeta Yusuf Arta MTh, dan Ketua GMKI Cabang Mamasa, Pampang Tiku. Kegiatan ini sangat didukung Polres Mamasa.
Kasat Intelkam Polres Mamasa, AKP Yulianus, di Mamasa, Senin (30/4), mengatakan, kegiatan ini akan mempererat kerukunan antar umat beragama. Pemilihan wakil-wakil rakyat dan juga presiden maupun Wapres adalah untuk menunjukkan bahwa Indonesia menganut paham kedaulatan.
Artinya, kedaulatan negara berada di tangan rakyat. Karena itu, rakyatlah yang menentukan wakil dan para pemimpinnya. ”Dengan adanya pemilihan secara langsung, kita berharap akan terpilih wakil rakyat yang dapat dipertanggungjawabkan secara kualitas maupun kuantitas,” katanya.
Dikatakan, tujuan pemilihan kepala daerah (Pilkada) sebagai sistem kerja untuk menyeleksi para pemimpin pemerintahan dan alternatif kebijakan umum. Pemilihan umum (Pemilu) adalah sarana untuk pemisahan konflik kepentingan dari masyarakat kepada Dewan Perwakilan Rakyat melalui wakil yang sudah dipilih atau partai yang memenangkan kursi. Sehingga integrasi masyarakat tetap terjamin.
”Selain itu, Pemilu sebagai sarana memobilisasi penggerak atau penggalang pendukung rakyat kepada negara dan pemerintah dengan jalan ikut serta dalam proses politik. Bagaimana Pilkada itu dikatakan berhasil berkualitas, independensi birokrasi, ketika adanya partisipasi pemilih yang tinggi disertai kesadaran dan kejujuran dalam menentukan pilihannya tanpa paksaan, partai politik harus memberikan kandidatnya yang berkualitas, tanpa menggunakan politik uang,” ucapnya.
Dalam menghadapi Pilkada Mamasa, sikap warga mesti memahami Pancasila sebagai dasar negara. Memahami makna Bhineka Tunggal Ika dan juga memilih pemimpin berdasarkan kasih. Sehingga politisi SARA, politik uang, kampanye hitam dan berita hoax maupun ujaran kebencian tidak ditanamkan dalam diri. (int)
Mamasa Serukan Perang Berita Hoax
×

