SIDRAP, BKM — Ratusan pengendara di Kabupaten Sidrap terjaring operasi patuh 2018 oleh Sat Lantas Polres Sidrap di jalan trans Sulawesi, Pangkajene-Tanru Tedong, Sabtu, (5/5).
Tak sedikit dari mereka hampir bertabrakan dengan mengendara lain. Mereka memilih kabur lantaran tak memiliki kelengkapan surat-surat saat berkendara.
Sebagian pula berhenti memeriksa kelengkapan motor sebelum melintas di titik operasi patuh. Bahkan ada yang berboncengan tiga langsung berhenti ditengah jalan dan hampir ditabrak dari belakang.
“Ia pak, saya memili mutar balik dan tidak melintas karena tidak punya sim. Jadinya nga jadi deh ke pasar. Insya allah saya akan mengurus sim secepatnya,” ujar Marhati.
Kasat Lantas Polres Sidrap, AKP Abdul Azis menyebutkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat dalam berlalulintas masih dinilai kurang.
“Terbukti sudah sepuluh hari operasi patuh sebanyak 345 pengendara ditilang, dan 60 kena teguran. Inilah yang harus kita terus sosialisasikan tentang keselamatan berlalu lintas,” ucapnya.
Operasi Patuh 2018 di mulai sejak 26 April hingga 9 Mei mendatang. operasi tersebut untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Sidrap.
“Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas, karena pengendara tidak disiplin berkendara. Makanya operasi ini merupakan salah satu upaya meminimalisir pelanggaran lalu lintas, yang bisa berujung kecelakaan,” kata Abdul Azis.
Berkendara di bawah umur, melebihi batas kecepatan, mabuk, dan menggunakan ponsel saat berkendara. (ady/C)
345 Pengendara Terjaring Operasi Patuh
×

