MAMUJU, BKM — Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Drs Baharudin Djafar MSi mengontrol kegiatan agen SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi) melalui permainan game majo. Permainan game majo ini dimainkan secara berkelompok oleh seluruh remaja Polda Sulbar di lapangan apel Mapolda.
Permainan dipandu langsung Agen SPAK dari berbagai gabungan instansi termasuk para Polwan. Game majo adalah permainan yang didesain untuk membangun budaya anti korupsi dilingkungan kerja, khususnya di lingkungan Polri.
Hal tersebut adalah bentuk dukungan untuk memberantas budaya koruktif di lingkungan kerja, guna mewujudkan insan Bhayangkara yang bersih dan profesional dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Sebagaimana diketahui bersama agen SPAK adalah perpanjangan tangan dari KPK dengan dukungan dari Australia Indonesia Partnership For Justice dalam mengatasi permasalahan korupsi di Tanah Air.
Selain itu, Kapolda dalam kesempatan itu mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan agen SPAK demi membentuk karakter para remaja baru yang anti koruptif melalui permainan game majo.
Menurutnya game majo ini sangat cocok dimainkan para remaja, sehingga akan tertanam dalam benaknya untuk tidak melakukan perilaku-perilaku koruptif apapun bentuknya.
Setelah cara permainannya dijelaskan Karo SDM, seluruh personel remaja Polda Sulbar antusias memainkan game mojo yang dibagi menjadi beberapa kelompok. Sementara itu, game majo dimainkan dengan semangat dan antusias oleh para bintara remaja Polda Sulbar dengan panduan langsung dari agen SPAK.
Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP Hj Mashura, mengatakan, ada beberapa pesan yang terkandung dalam game ini. Yaitu menghindari perilaku gratifikasi. Misal memberikan hadiah dari bawahan kepada pimpinan dan perilaku koruktif. Seperti pimpinan yang meminta sesuatu kepada bawahan demi kepentingan pribadi. (ala/mir/c)
Kapolda Sulbar Apresiasi Game Mojo
×

