ENREKANG, BKM — Kondisi Masjid AL-Istiqama korban bencana longsor di Kampung Santung, Dusun Buntu Limbong, Desa Parombean Kecamatan Curio-Enrekang cukup memprihatinkan.
Masjid berukuran 5×7 meter yang dibangun warga pengungsi secara swadaya dengan menggunakan kayu dan atap bekas bangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Buntu Limbong kurang mendapat perhatian dari pemerintah setempat.
Ketua panitia pembangunan masjid Budi mengaku meski kondisi masjid tidak untuk melaksanakan kegiatan ibadah dibanding masjid lainya. Karena kelengkapan masjid yang serba darurat. Namun warga tak punya pilihan lain dan tetap menggunakannya meski kondisinya awut-awutan.
“Masjid ini dibangun masyarakat secara swadya dengan menggunkan bahan bekas sekolah,” ujar Budi kepada BKM, Rabu (9/5).
Komisioner Badan Amil Zakat (BAz) Enrekang Ilham Kadir berjanji memberikan bantuan dana untuk pembangunan awal masjid tersebut.”Saya pastikan akan membantu pembangunan masjit itu sebesar Rp5 juta,” ujar Ilham Kadir dibalik telepon genggamnya. (her/C)

