pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tim Hukum NH-Aziz Minta Polisi Usut Aksi Premanisme Kubu IYL-Cakka

MAKASSAR, BKM — Koordinator Tim Hukum Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), Aliyas Ismail, menyayangkan aksi premanisme pendukung Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) terhadap relawan NH-Aziz, usai debat publik III di Jakarta, Rabu (9/5) malam.

Serangan yang dilakukan oleh pendukung IYL-Cakka merupakan tindak pidana yang mestinya diusut tuntas oleh kepolisian.

“Menurut saya, itu sudah jelas sebagai suatu tindak pidana dan harus diproses di kepolisian. Olehnya itu, kepolisian harus segera memproses secara tegas sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku, siapapun itu pelakunya,” ucap Aliyas, saat dihubungi Kamis (10/5).

Tindakan tegas, Aliyas mengungkapkan mesti dilakukan agar insiden serupa tidak berulang pada kemudian hari. Terlebih, aksi premanisme pada pilkada dikhawatirkan merusak citra dan tatanan demokrasi yang telah dibangun bersama.

“Tindakan seperti itu (aksi premanisme) tidak bisa ditolerir. Bukan hanya karena menyerang relawan NH-Aziz, tapi juga merusak citra dan tatanan demokrasi,” jelasnya.

Mewakili NH-Aziz, Aliyas mengajak seluruh kandidat beserta tim pemenangan dan relawan untuk menahan diri dan menjaga komitmen menciptakan pilkada aman, damai dan bermartabat.

Kata dia, nilai-nilai kearifan lokal harus dikedepankan sehingga potensi konflik dapat ditiadakan. Jangan lagi, kata dia, mempertontonkan aksi premanisme yang hanya mencederai tatanan demokrasi.

“Mari menahan diri dan menjaga komitmen untuk menghadirkan pesta demokrasi yang bermartabat. Caranya ya mari taati segala peraturan perundang-undangan dan kedepankan nilai-nilai kearifan lokal seperti sipakatau, sipakainge dan sipakalebbi,” ucapnya.

“Jangan malah mempertontonkan tindakan-tindakan kriminal atau aksi premanisme yang hanya mencederai nilai-nilai demokrasi dan nilai-nilai kearifan lokal,” pungkas Aliyas yang juga mantan pentolan Demokrat Sulsel.

Aksi penyerangan kubu IYL-Cakka terhadap relawan NH-Aziz terjadi usai debat publik pamungkas di luar Studio TVRI. Kala itu, relawan NH-Aziz yang terdiri dari mahasiswa asal Sulsel yang berdomisili di Jakarta tengah melakukan yel-yel dukungan. Mendadak, ada pendukung IYL-Cakka yang baper dan emosi yang kemudian melakukan penyerangan.

Kubu IYL-Cakka disinyalir marah kepada relawan NH-Aziz yang melakukan yel-yel tatkala jagoannya melintas. Mereka meminta yel-yel itu dihentikan. Tak digubris, mereka pun langsung menyerang relawan NH-Aziz.

Beruntung, polisi yang berada di lokasi mampu mengantisipasi sehingga konflik itu tidak semakin membesar. Massa pendukung nomor urut satu sendiri bersikap tenang dan menyerahkan ke aparat yang berwenang untuk mengusutnya. (**)



×


Tim Hukum NH-Aziz Minta Polisi Usut Aksi Premanisme Kubu IYL-Cakka

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar