BARRU, BKM — Mobil Toyota Fortuner bernomor Polisi DP 423 BK milik Pimpinan Ponpes DDI Mangkoso, AGH Faried Wadjedy mengalami lakalantas di Jalan Poros Barru-Parepare, tepatnya di Kampung La Salama Desa Ballewe Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Sabtu (12/5).
Dalam peristiwa ini, mobil yang ditumpangi AGH Faried Wajedy bersama sopir pribadi, Putrinya dan dua penumpang lainnya mengalami rusak berat di bagian kiri depan setelah ditabrak truk.
Beruntung dalam insiden ini kondisi AGH Faried Wadjedy baik-baik saja dan langsung dibawa ke Mangkoso.
Sedangkan putri Gurutta di evakuasi ke Puskesmas Madello untuk dilakukan perawatan karena mengalami luka goresan dibagian muka.
Informasi menyebutkan, mobil itu berpenumpang lima orang termasuk AGH Faried Wadjedy. Saat itu mobil Fortuner Anre Gurutta yang bernomor Polisi DP melaju dari arah Makassar tujuan Desa Ajakkang untuk melayat ke rumah duka Almarhum AGH Abbas Remmang. Namun saat berada di Kampung La Salama, mobil Gurutta kecelakaan.
Ketika itu mobil AGH Faried Wadjedy melaju dijalur sebelah kanan sisi jalan, sedangkan truk berada di sisi kiri. Saat mobil AGH Faried Wadjedy berusaha mendahului, truk bermuatan material kereta api tersebut, tiba-tiba memotong ke sebelah kanan, akhirnya kedua mobil saling bersenggolan.
Akibatnya mobil AGH Faried Wadjedy mengalami ringsek berat. Awalnya mobil Pimpinan Ponpes DDI Mangkoso ini sempat dievakuasi dengan menggunakan mobil derek milik Dinas Pekerjaan Umum ke Kantor Polsek Barru.
Hanya pihak yang menderek mobil tersebut tidak tidak begitu lama karena ada petugas Satlantas yang datang dan meminta supaya mobil itu mau dibawa ke Mangkoso.
Bupati Barru Suardi Saleh yang menghadiri prosesi wisuda Sarjana di STIA Al Ghazali, setelah memberikan sambutan mendadak meninggalksn acara dan langsung bergegas ke Mangkoso untuk melihat kondisi AGH Faried Wadjedy. (Udi)

