MAROS, BKM — Sebanyak 300 personel kepolisian di jajaran Polres Maros mengikuti zikir dan doa bersama yang dilaksanakan di Masjid Agung Maros. Kegiatan zikir yang dipimpin Iptu Sapri ini dilanjutkan dengan pembacaan Yasin.
Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard Andrian, menuturkan, zikir ini merupakan kegiatan yang selalu dilakukan. Hanya saja saat ini, polisi se Indonesia sedang berduka atas gugurnya lima aparat kepolisian yang sedang menjalankan tugas di Mako Brimod Kelapa Dua Jakarta.
Doa yang dipimpin jajaran aparat kepolisian ini, selain mendoakan enam polisi yang gugur, juga sekaligus mendoakan keselamatan aparat kepolisian yang masih dan sedang menjalankan tugasnya.
”Kita mendoakan mereka yang gugur di tangan teroris di Mako Brimob. Selain itu, dalam doa tersebut juga dikhususkan untuk keselamatan aparat kepolisian yang menjalankan tugasnya,” ujar mantan Kapolres Toraja ini, Jumat kemarin (11/5).
Selain melakukan zikir dan doa bersama, salah satu bentuk belasungkawa, polisi juga menaikkan bendera setengah tiang. ”Menaikkan bendera setengah tiang di seluruh kantor kepolisian merupakan salah satu bentuk bela sungkawa kami. Dan ini merupakan instruksi dari pak Kapolri untuk menaikkan bendera setengah tiang. Bendera setengah tiang ini akan dipasang selama sepekan atau hinggal tanggal 18 Mei mendatang,” imbuhnya.
Kabag Ops, Kompol Mulyadi Haryo, menambahkan, pascainsiden yang menimpa yang dialami pasukan Brimob, aparat kepolisian meningkatkan penjagaan. Mulai dari objek vital, pengerahan Bhabinkamtibmas untuk melakukan pengecekan di warga binaannya.
”Bahkan saat ini aparat kepolisian melakukan siaga 1, untuk mengantisipasi kejadian yang terjadi di Mako Brimob. Kami juga memperketat penjagaan sampai ke Polsek-Polsek. Siaga 1 ini akan dilakukan sampai Jumat depan,” bebernya. (ari/mir/c)
Personel Polres Maros Kibarkan Bendera Setengah Tiang
×

