pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dua Pendaki Bawakaraeng Nyasar

GOWA, BKM — Jelang bulan suci Ramadan, Gunung Bawakaraeng menjadi salah satu sasaran kunjungan masyarakat khususnya bagi yang hobi mendaki. Sejak Jumat hingga Minggu (11-13/5) lalu, tercatat sebanyak 422 pendaki dari 38 organisasi (klub) naik ke gunung Bawakaraeng yang terletak di Lingkungan Lembanna, Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.
Dari 422 orang itu secara detilnya sebanyak 201 orang pendaki ke puncak gunung Bawakaraeng dan 221 orang hanya berkemping di lembah Ramma. Sesuai catatan tim Posko Terpadu SAR Bawakaraeng, khusus yang mendaki ke puncak Bawakaraeng, dari 201 pendaki yang naik hanya 186 orang dari 35 organisasi (klub) yang balik (turun). Jadi tersisa 15 orang yang masih berada di jalur puncak Bawakaraeng.
Sementara yang berada di lembah Ramma, dari 221 yang naik ke lembah ini hanya 215 orang yang turun alias kembali ke pemukiman penduduk. Dan tercatat masih ada 6 orang pendaki yang masih berada di lembah Ramma tersebut.
Dari 21 orang pendaki yang belum balik (turun) ke pemukiman penduduk Lembanna, diketahui ada dua orang pendaki yang diklaim tersesat di pos 7 Bawakaraeng. Kedua pendaki yang tercatat bernama Rizwan (23), seorang mahasiswa berasal dari Lembang Panai, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.
Ciri-cirinya mengenakan celana jins robek dipadu baju lengan panjang biru dan carier biru. Sandi (21) juga alamat Lembang Panai, Kecamatan Tinggimoncong yang diperkirakan mengenakan celana jins dan carier hitam.
Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz kepada Berita Kota Makassar, ketika ditemui di kantor bupati Gowa, Senin (14/5) membenarkan adanya dua pendaki diklaim nyasar di Pos 7 Bawakaraeng.
”Iya benar. Saya sudah terima laporannya dari Tim Posko Terpadu dari Lembanna. Setelah saya cek, dua pendaki itu dikabarkan sudah melakukan pendakian sejak Jumat 11 Mei lalu sehingga diketahui mereka sudah tiga hari di atas gunung,” kata Andry.
Adanya kabar tentang dua pendaki nyasar itu diketahui setelah rekan korban bernama Endrianto yang juga beralamat di Lembang Panai ini menghubungi tim Posko Terpadu.
Endrianto mengabar tim Posko Terpadu tentang dua rekannya yang konon nyasar di Pos 7 disebabkan hingga kini belum tiba di pemukiman. Sementara pendaki lainnya sudah turun.
Andry mengatakan, pihak tim terpadu telah mulai bergerak mencari dua pendaki yang nyasar. ”Semoga segera ditemukan dalam kondisi selamat. Kuatirnya kami karena cuaca sekarang di area pegunungan cukup dingin dan kerap hujan deras. Sehingga memungkinkan kabut tebal terjadi. Beberapa hari lalu ada pendaki sempat alami trouble karena hypothermia (kedinginan), tapi sudah berhasil dievakuasi tim posko terpadu,” kata camat.
Camat Andry pun mengatakan dengan adanya tim Posko Terpadu yang didalamnya ada TNI, Polri, Pemerintah dan SAR ini cukup membantu dalm pendataan pendaki yang sedang beraktivitas.
”Setidaknya data identitas mereka sudah diketahui sehingga memudahkan mengidentifikasi mereka jika terjadi trouble atau kecelakaan gunung lainnya,” tambah camat yang juga merupakan tim kerja dari Posko Terpadu Bawakaraeng ini. (sar/mir)



×


Dua Pendaki Bawakaraeng Nyasar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar