GOWA, BKM — Tim Satgas Pangan Gowa yang digawangi Dinas Perdagangan Perindustrian (Perdastri) dan Polres Gowa langsung turun memantau kondisi harga pasar dihari pertama bulan suci Ramadan, Kamis pagi (17/5).
Tim Satgas Pangan ini memantau harga sembilan bahan pokok di Pasar Induk Tradisional Modern Minasamaupa yang terletak di dekat jembatan Kembar. Dari hasil pemantauan ini, Kadis Perdastri Gowa, Andi Sura Suaib mengatakan, ada beberapa komoditas yang mulai naik harganya, seperti ayam yang semula harga normalnya Rp23 ribu per kilogram kini menjadi Rp26 ribu per kilogram. Sedangkan cabe merah harganya stagnan atau masih pada harga kisaran Rp24 ribu per kilogram.
”Mudah-mudahan ini hanya tren kenaikan. Artinya, bukan karena kekurangan stok,”kata Andi Sura bersama Kasat Reskrim Polres Gowa, Iptu Donna Briadi.
Kalau bawang merah dan bawang putih, harganya juga masih stabil. Yang naik itu hanya wortel. Tapi tidak terlalu signifikan. Kenaikannya berkisar Rp500 hingga Rp700.
Andi Sura mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan pemantauan harga barang setiap minggunya. ”Sehingga jika ditemukan bahan pokok yang melonjak di atas kewajaran, maka sesuai instruksi bupati kita akan lakukan intervensi dan mengevaluasi atau melakukan operasi pasar,” tandasnya.
Dikatakan, dari high level meeting yang digelar dua hari lalu, bupati Gowa telah menegaskan jika kenaikan harga hanya 10 persen maka masih ditoleransi. Tapi jika sudah melampaui hingga 25 persen maka perlu dilakukan tindakan.
”Kami (Disperdastri) telah menyiapkan tempat pengaduan untuk masyarakat yang mengeluh jika kenaikan harga bahan pokok melonjak drastis,” kata Abdi Sura. (sar/mir)
Harga Sejumlah Komoditas Mulai Naik
×

