PAREPARE, BKM — Direktur Institute Kebijakan Rakyat (IKRa) Kota Parepare menyoroti kinerja Pejabat sementara (Pjs) Walikota Parepare Lutfi Natsir malas berkantor.
Data yang dimiliki IKRa menyebutkan selama sepekan Pjs Walikota lebih banyak keluar kota dan diduga hanya menghabiskan anggaran Pemkot Parepare. Apalagi tak ada kegiatan berarti. Bahkan Kepala Bagian (Kabag) Amarung Hamka pun jarang masuk berkantor selama Taufan Pawe non aktif sementara ikuti Pilwali.
Uspa Hakim berharap Pjs Walikota fokus peduli Parepare agar jangan ada oknum pegawai yang malas berkantor. “Waktu pak Taufan tidak ada pegawai berani malas berkantor bahkan Kabag Humas pun masuk mendampingi pak TP, tapi sekarang jarang dilihat di ruangnya, “tuturnya.
IKRa berjanji akan melakukan investigasi soal anggaran digunakan Pjs walikota termasuk bagian-bagian lingkup kantor.
“Kita harus melakukan investigasi soal anggaran jika ada temuan bisa dilapor kepenegak hukum, “tegasnya.
Plt Asisten I Pemkot, Andi Erwin mengaku kalau semua pejabat keluar mulai Sekkot dan Pjs Walikota tapi kemungkinan berada dinas luar. “Mungkin dinas luar tapi saya tidak tau karena tidak jelas infonya,”tuturnya. (smr/D)

