GOWA, BKM — Tradisi di kalangan pemuda yang tidak pernah hilang setiap kali Ramadan adalah balapan liar. Di hari ketiga puasa, Sabtu (19/5/2018) usai shalat subuh balapan liar itu kembali meresahkan warga di sekitaran lapangan golf Padivalley Pattallassang, Kabupaten Gowa.
Ratusan pemuda perlihatkan aksinya balapan. Hal inipun menjadi sasaran empuk bagi aparat Polres Gowa. Razia balap liar pun dilakukan dan polisi berhasil mengamankan 140 unit sepeda motor milik para pebalap liar di lokasi.
Sebelumnya, sejumlah pemuda yang sudah siap balapan menghiasi pinggir jalan raya di jalan poros menuju lokasi olahraga golf di Pattallassang tersebut.
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga yang memimpin langsung razia balap liar ini mengatakan, pihaknya melakukan razia berdasarkan analisa dari tahun 2017 jika wilayah Padivalley Golf ini merupakan lintasan yang rawan balap liar.
“Pagi ini saya bersama dengan unsur Polsek Bontomarannu dan Polsubsektor Pattallassang melakukan razia operasi pada lintasan jalan Padivalley, dan kami temukan memang lintasan ini padat dan banyak anak-anak muda yang berkumpul dan setelah kita lakukan pengecekan banyak yang tidak lengkap kelengkapan kendaraannya,” jelas Shinto di lokasi balapan liar.
Shinto menegaskan untuk memberikan efek jera, maka seluruh motor yang berada di lokasi balapan liar diangkut, khususnya kendaraan yang tidak memiliki SIM dan STNK maupun standarisasi kendaraan.
“Akan kita lakukan tindakan mengamankan kendaraan tersebut dalam waktu tertentu dan menilang kendaraan tersebut,” tegas kapolres.
Kapolres Gowa dengan tegas tidak membenarkan kelompok muda-mudi manapun melakukan balap liar.
“Makanya operasi balap liar ini akan kita rutinkan selama Ramadan. Kami harapkan kerjasama dari masyarakat untuk tidak menggunakan penggal jalan setelah shalat subuh maupun setelah tarwih dengan melakukan aktifitas lain yang tidak positif,” kata kapolres.
Sementara itu saat razia berlangsung di lokasi balapan, sejumlah pemuda bermotor langsung kocar kacir saat melihat sejumlah petugas muncul. Tak ayal area persawahan pun dilabrak untuk menyelamatkan diri dari kejaran petugas. Ada yang berhasil lolos ada juga terpaksa pasrah dibekuk petugas.
Sepeda motor yang berhasil dijaring langsung diangkut kendaraan pick up roda empat dan dikumpulkan di Pospol Pattallassang sebelum dibawa ke Polres Gowa. (saribulan)

