MAMUJU, BKM — Stok pangan di Kabupaten Mamuju mencukupi. Meski demikian, beberapa jenis di antaranya mengalami kenaikan harga, seperti cabe merah dan kacang-kacangan.
Untuk beras misalnya, jumlah persediannya mencapai 1.890 ton, untuk daging sapi ada peningkatan suplai 10 ekor per hari, dan daging ayam potong 14.000 ekor. Telur ayam ras serta kebutuhan sayur-sayuran, lombok, dan bawang juga persediaannya mencukupi. Kebutuhan ini disuplai dari Kabupaten Enrekang.
Untuk penanganan transportasi arus mudik, dilakukan kerjasama dengan pemilik kendaraan. Disiapkan 70 unit kendaraan untuk mengangkut para pemudik. Begitu pula penanganan mudik melalui jalur laut dan udara, juga sudah dipersiapkan. Bahkan, setiap harinya ada empat kali penerbangan.
”Dalam menangani proses mudik, kita telah mempersiapkan posko terpadu. Termasuk pelayanan kesehatan, itu dilakukan di beberapa tempat, seperti di Pasar Baru, Tarailu, Tampa Padang. Begitu pula dengan Puskesmas dan rumah sakit, juga disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Panjangnya waktu libur, maka kami melakukan pelayanan kesehatan dalam shift untuk petugas medisnya,” kata Bupati Mamuju, Habsi Wahid, kepada wartawan di kantornya, Kamis (7/6).
Pada kesempatan tersebut, bupati juga menyampaikan, selepas pelaksanaan salat Idul Fitri, maka Pemkab Mamuju telah mempersiapkan acara open house yang akan dihadiri pejabat dari kalangan Pemprov Sulbar, Pemkab Mamuju, Kapolda, dan Danrem. Disiapkan makanan untuk menjamu masyarakat.
”Kegiatan silaturahmi massal ini dilakukan dalam rangka untuk memecahkan rekor MURI sebagai tempat silaturahmi atau open house terpanjang,” kata Habsi Wahid. (ala/mir/c)
Open House Pemkab Mamuju Bakal Masuk MURI
×

