MAKASSAR, BKK — Jika kita sudah merencanakan sesuatu dengan baik, maka sesungguhkan sebagian tujuan sudah terpenuhi. Sebaliknya, jika kita tidak merencanakan sesuatu dengan baik, maka berarti kita tidak akan mencapai tujuan dari organisasi.
Demikian penegasan Rektor UNM, Prof.Dr.Husain Syam,M.TP. dalam Rapat Kerja Universitas Negeri Makassar (Raker UNM), Sabtu (23/6/2018) di Hotel Clarion Makassar.
Dalam merencanakan suatu program hendaknya berdasarkan kebutuhan dari prodi dan jurusan. Dengan demikian, tidak ada lagi program yang sifatnya hanya mengulang atau rutinitas saja, seperti program copy-paste saja.
Karena itu, kita tidak boleh hanya menggugurkan kewajiban atau hanya menghabiskan anggaran semata.
“Seharusnya, setiap program mesti berbasis kebutuhan. Tidak boleh ada program mendesak atau tiba-tiba sehingga tidak mengganggu perencanaan anggaran dalam RKAKL sedang berjalan. Karena itu, program harus sejalan dengan kebutuhan,” tegas mantan Dekan FT UNM dua periode.
Guru Besar Teknologi Pertanian FT UNM menjelaskan bahwa setiap program harus mengacu pada program kerja yang dicanangkan Rektor UNM selama 4 tahun. Kata Rektor, program harus sinkron dan sejalan dengan program saya. Karena ini menjadi indikator untuk mengukur keberhasilan Rektor dalam menjalankan amanah.
Raker UNM yang dilaksanakan dua hari, dihadiri seluruh pimpinan UNM, di antaranya para wakil rektor, para dekan dan direktur PPs, para wakil dekan dan asdir, kepala lembaga, dan staf pendukung dari perencanaan dan keuangan. (*)

