pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

900 Personil Gabungan Polres Luwu, Polda, Brimob dan TNI Amankan Pilkada Luwu

LUWU, BKM — Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso nampaknya tak ingin gagal dalam melaksanakan pengamanan Pilkada Luwu dan Pilgub Sulsel 28 Juni 2018.

Dwi Santoso menjelaskan 900 personil gabungan dari Polres Luwu, Polda Sulsel, Brimob dan TNI diturunkan untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada Luwu dan Pilgub Sulsel yang akan di helat serentak pada Rabu 28 Juni 2018 lusa.

Dwi memaparkan sebanyak 405 personil dari Polres Luwu, satuan Brimob Organik, Brimob Nusantara dari Kelapa Dua dan personil BKO Polda Sulsel di turunkan khusus mengamankan 905 TPS di 22 kecamatan se kabupaten Luwu.

“Rinciannya 405 personil gabungan Polres, Polda Sulsel, Brimob khusus mengamankan TPS. 198 personil dari Brimob dan Polres Luwu ditugaskan pengawalan Logistik dari KPU ke PPK termasuk PAM khusus di PPK, 2 SSK dan 1 Pleton Brimob gabungan Organik dan Brimob Nusantara di siagakan di tiga rayon wilayah Luwu,” papar Dwi Santoso.

Dia menambahkan selain aparat gabungan Polda Sulsel, Polres Luwu, Brimob Organik dan Brimob Nusantara dari Kelapa Dua, Polres Luwu, juga ada 100 personil TNI dari Kodim 1403/swg untuk mengamankan objek vital yang tersebar di wilayah kabupaten Luwu.

“Sebanyak 100 personil TNI ini kita libatkan khusus untuk pengamanan objek vital,” papar perwira dua melati di pundaknya ini.

Berita Terkait:

Dijelaskannya, total seluruh jumlah personil yang di turunkan untuk mengamankan Pilkada Luwu dan Pilgub Sulsel sebanyak 900 personil gabungan Polres Luwu, Polda Sulsel, Brimob Organik, Brimob Nuantara Kelapa Dua dan Persnil dari TNI.

“Intinya Pilkada Luwu maupun Pilgub Sulsel harus berjalan lancar tanpa kendala. Polisi dan TNI punya kewajiban mengamankan tahapan Pilkada dan Pilgub hingga akhir tahapan. Tentunya harus aman dan lancar,” tandas Dwi Santoso, Senin (25/6/2018) usai melepas pergeseran pasukan untuk pengamanan 905 TPS di 22 Kecamatan wilayah kabupaten Luwu.

Dia menyebut untuk personil Brimob baik Organik Polda Sulsel maupun Brimob Nusantara dari Kelapa Dua terdiri dari satuan Anti Anarkis dan PHH. Pasukan Brimob ini sudah terlatih menangani berbagai konflik saat penugasan.

“Jika situasi aman, maka akan di tarik pada 28 Juni 2018 namun khusus untuk personil gabungan baik Brimob maupun personil Polres Luwu yang khsusus di tugaskan pengawalan logistik mereka di wajibkan untuk mengawal pergesaran logistik baik saat mengantar dari KPU ke PPK maupun saat usai pemungutan suara dari PPK kembali ke kantor KPU Luwu,” tandas Dwi Santoso. (irwan musa)



×


900 Personil Gabungan Polres Luwu, Polda, Brimob dan TNI Amankan Pilkada Luwu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar