MAKASSAR, BKM — Kemenangan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulainan (Andalan) dalam pemilihan gubernur Sulsel, 27 Juni 2018 memberi makna tersendiri bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Selain menjadi pemenang, partai berlambang kepala banteng ini juga mencatat rekor baru: menang hatrick dalam pilgub Sulsel sejak pilkada digelar secara langsung.
Kemenangan pertama PDIP dibukukan saat mengusung pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Numang dalam pemilihan gubernur Sulsel 2007. Setelah itu juga memenangkan kembali SYL-Agus pada pemilihan gubernur 2013.
“Kemenangan Prof Andalan tahun ini merupakan kemenangan ketiga atau hatrick bagi PDIP Sulsel, ” kata Wakil Ketua DPD PDIP Sulsel, Husain Djunaid di Makassar, Rabu (27/6/2018).
Husain juga mengapresiasi kinerja tim dan kader PDIP yang all out memenangkan Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman di pilgub Sulsel. Ia mengatakan kemenangan ini merupakan kemenangan seluruh warga Sulsel.
PDIP merupakan partai politik pertama di Sulsel yang memenangkan pertarungan tiga kali beruntun di pilgub Sulsel. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menjadi koalisi PDIP di pilgub Sulsel baru kali ini memenangkan pertandingan. Dua pilgub sebelumnya, jagoan PKS selalu keok.
Sementara Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga mengusung Nurdin Abdullah dianggap kurang bekerja maksimal. Beberapa kader dan pengurusnya juatru tidak mendukung Nurdin Abdullah dan beralih mendukung pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar. (rud)

