PAREPARE, BKM — Camat Bacukiki HM Iskandar Nusu menepis tudingan yang dialamatkan kepadanya dengan memainkan kotak suara. Bahkan tuduhan itu diposting oknum di sejumlah media sosial (medsos).
Menanggapi tudingan itu, Camat Bacukiki sangat menyayangkan tuduhan yang tidak melakukan klarifikasi terlebih dulu. Terkait tuduhan membawa lari kotak surat suara dia membantah keras.Mengenai kotak surat suara yang disebut tak digembok, Iskandar mengakui jika seluruh kotak surat suara yang tiba di kecamatan dalam keadaan tersegel. Hanya saja, ada satu kotak surat suara dari TPS 015 fitting gemboknya tidak terkena segel.
“Tidak benar itu, saya seharian di kantor. Saya tidak pernah membawa lari kotak surat suara, apalagi menandatangani rekap surat suara atau apa yang dituduhkan. Kalaupun ada yang saya tanda tangani, itu hanya rekap laporan dari setiap kelurahan untuk aplikasi Desk Pilkada Pemkot Parepare sebagai laporan,” ungkap Iskandar.
Terpisah, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bacukiki, Zulkarnain membenarkan, jika dalam pantauannya, Camat Bacukiki tidak pernah menyentuh kotak surat suara, apalagi membawa lari.
Pendistribusian kotak surat suara dari TPS ke kantor Kecamatan kata dia, dikawal ketat oleh pihak penyelenggara, seperti KPPS atau PPS, Panwas, dan aparat kepolisian. “Tidak ada kotak surat suara yang didistribusikan tanpa pengawalan dari pihak KPPS atau PPS, Panwas, dan aparat kepolisian,” tegas Naim, sapaan aktivis ini.
Mengenai satu kotak suara dari TPS 15 Lompoe yang tiba dalam keadaan tidak tersentuh segel pada fitting gemboknya, Naim mengatakan, itu murni kesalahan manusia.
“Namanya manusia biasa. Kalau ada yang bilang tidak tergembok salah itu. Tergembok, cuma fitting segel yang tidak masuk di lubang pengait gembok,” katanya.
Saat ditanya alasan keterlambatan kotak suara tiba di kantor kecamatan, Naim menjelaskan, jika kotak suara terakhir tiba sekitar pukul 02.00 dini hari. Lantaran proses pengisian formulir Pilgub yang terdiri dari 10 rangkap dan pemilihan walikota tujuh rangkap yang harus diisi secara teliti. (smr/D)
Camat Bantah ‘Mainkan’ Kotak Suara
×

