BARRU, BKM — Bupati Barru Suardi Saleh, agak kesal menyaksikan sejumlah aparat sipil negara (ASN) telat ikut apel pagi, Senin (2/7/2018). Bahkan Bupati meminta langsung absensi ASN, untuk mengecek, siapa yang terlambat dan yang tidak hadir saat upacara Senin tersebut.
Suardi menilai ASN yang telat, apalagi tidak hadir dalam apel bisa dipertimbangkan dengan nilai kinerja yang bisa berpengaruh terhadap besaran pembayaran tunjangan perbaikan penghasilan (TPP).
Kekesalan Suardi bukan tidak beralasan. Apalagi saat ini ASN harus benar-benar dinilai kinerjanya. Beberapa ASN yang dimintai tanggapan menyatakan sebenarnya Bupati itu sudah bersikap marah terhadap Pegawai yang terlambat ikut upacara.
Hanya saja, Bupati tetap berekspresi seolah-olah tidak marah. Sebab Suardi selama ini dikenal sebagai orang yang ramah dan tidak pernah memarahi bawahannya.
“Tetapi teguran dengan upaya meminta absensi karena menyaksikan langsung begitu banyak ASN telat apel. Akhirnya banyak menilai bahwa Bupati sudah marah kalau bersikap begitu,” kata beberapa ASN yang tidak ingin disebut namanya.
Langkah Bupati saat menyaksikan sejumlah pegawai dilingkup Pemkab Barru terlambat apel, kemudian meminta daftar absensi.
Menurut Kabag Humas Pemkab Barru, Yossi Febrisia, bukan sikap Bupati dalam bentuk marah. “Tetapi lebih dari itu, langkah pimpinan demikian sebagai upaya dalam meningkatkankan kedisiplinan para ASN,” ujar Yossi. (Udi)

