GOWA, BKM–Rendahnya tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Gowa membuat bupati Adnan Purichta Ichsan bertanya-tanya. Meski demikian Adnan mengaku bersyukur karena pada Pilgub Sulsel yang baru berlangsung 27 Juni kemarin menunjukkan peningkatan angka partisipasi pemilih yakni 75 persen dari partisipasi pemilih pada Pilbup Gowa 2015 lalu yang hanya 60 persen.
Dari angka 75 persen itu, diakui Adnan 25 persen selebihnya sama sekali tidak menggunakan hak pilihnya. Hal inilah yang membuat Bupati Gowa memikirkan apa penyebabnya sehingga 25 persen warga Gowa itu tidak datang mencoblos di TPS yang ada.
Meningkatnya angka partisipasi pemilih ini menurut Adnan tergenjot berkat upaya Pemkab Gowa bersama KPU Gowa yang gencar mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak golput pada Pilkada Sulsel. “Yah upaya itu tidak sia-sia. Buktinya data yang dirilis KPU Sulsel menyebutkan jika angka partisipasi pemilih mencapai 70 persen. Raihan ini lebih tinggi dibanding partisipasi pemilih pada pemilihan Bupati Gowa tahun 2015 yang hanya sekitar 60 persen saja,” jelas Adnan.
Dikatakan Adnan, salah satu penyebab meningkatnya partisipasi pemilih karena jumlah TPS yang bertambah. “Dulu waktu Pilbup jumlah TPS di Gowa hanya 1.000 sekarang Pemkab berkolaborasi dengan KPU meningkatkan jumlah TPS menjadi 1.170 unit dan upaya penambahan jumlah TPS ini berpengaruh pada peningkatan partisipasi pemilih ini,” jelas Adnan.
Ditanya soal apa penyebab 25 persen warga Gowa tidak menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Sulsel kemarin, menurut Adnan yang pernah tercatat sebagai anggota DPRD Sulsel dua periode ini, setelah dikaji ternyata penyebabnya adalah karena banyak warga Gowa bekerja di luar Gowa dan faktor lainnya karena warga Gowa yang bekerja di luar Gowa itu tidak kembali ke Gowa meski pada masa pencoblosan dilakukan libur nasional. “Masalahnya, libur nasional cuma sehari dan pada hari Rabu, sehingga Kamis dan Jumat mereka akan masuk bekerja lagi. Itulah mungkin penyebabnya sehingga mereka memilih tidak kembali karena liburnya terjepit. Ke depan kita (Pemkab Gowa) akan kaji itu bersama KPU agar masa libur bukan menjadi faktor,” jelasnya. (sar/rif)
Partisipasi Pemilih di Gowa Meningkat
×

