SIDRAP, BKM — Menjaga kondisi sejumlah daerah yang menggelar Pilkada serentak di Sulawesi Selatan termasuk Kabupaten Sidrap tetap aman dan kondusif pasca Pilkada 27 Juni 2018 lalu.
Komandan Detasemen (Kaden) B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, AKBP Darminto, S.Sos, didampingi Danki 1 Den B Pelopor AKP Burhanuddin melakukan giat pemantauan wilayah-wilayah seperti Luwu, Luwu Timur, Palopo, Parepare, Pinrang dan Sidrap. Giat tersebut dilakukan untuk memantau langsung kondisi pengamanan diwilayah yang baru saja memilih pemimpin baru.
Seperti halnya sistem keamanan tetap diintensifkan dengan menurunkan kekuatan personil Brigade Mobile (Brimob) Polda Sulsel. Pasukan elite Polri ini di BKO-kan guna membackup penuh personil Polres Sidrap untuk mengawal seluruh tahapan Pilbup di KPU Sidrap.
Sama seperti tahapan pleno rekapitulasi perhitungan suara Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel serta Bupati-Wakil Bupati Sidrap di KPU dilaksanakan di ruang Centre kantor KPU dijalan Ressang nomor 6 kelurahan Pangkajene kecamatan Maritengngae, Rabu (04/07/2018).
Sebanyak 200 lebih atau 2 SSK (Satuan Setingkat Kompi) personil Brimob difokuskan mengawal pleno terbuka KPU tersebut.
“Saya sudah keliling beberapa daerah mengontrol pasukan saya. Alhamdulillah semuanya masih kondusif dan terkendali termasuk Sidrap dalam kondisi kendali penuh,”ungkap AKBP Darminto saat mengontrol pasukannya di KPU Sidrap.
Komandan Detasemen (Kaden) B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, AKBP Darminto, S.Sos, didampingi Danki 1 Den B Pelopor AKP Burhanuddin. Menurutnya, beberapa alat perlengkapan diturunkan menunjang pasukannya sepertiBaracuda dan Watercanon.
“Ada juga Tim khusus Anti Anarkis dan Security Barrier yang membackup penuh pasukan gabungan Polres dan TNI,”lontarnya. Darminto berharap kondisi aman ini terus dipertahankan oleh masyarakat termasuk do Sidrap.
“Sidrap kami tahu masuk zona merah rawan 1, tapi alhamdulillah masyarakat Sidrap sangat cerdas berdemokrasi dan menjadikan layak percontohan pesta demokrasi,”ucapnya. (ady)

