TAKALAR, BKM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Takalar mendukung penuh langkah warga masyarakat Kale Ko’ mara dan sekitarnya dalam melakukan aksi penolakan pembangunan bendungan Pammu’ kulu yang akan menelan anggaran sebesar Rp1, 7 T.
Dukungan penuh tersebut mengalir setelah ratusan masyarakat didampingi mahasiswa lintas kampus diterima oleh Ketua DPRD Takalar bersama Legislator PPP, Makmur Mustakim, usai berunjuk rasa di depan kantor BPN Takalar, Senin (9/7).
” Kami all out mendukung aksi penolakan masyarakat atas pembangunan bendungan Pammukkulu. Ini Kami lakukan mengingat aksi ini adalah aksi kemanusiaan yang menuntut keadilan yang seadil adilnya atas biaya lahan ganti untung,” kata H Muhammad Jabir Bonto, Ketua DPRD Takalar, Senin (9/7).
Guna menghindari konflik horisontal dan upaya menciptakan stabilitas daerah, Ketua DPRD dihadapan perwakilan warga dan mahasiswa berjanji dalam beberapa hari ke depan akan mengundang Bupati dan Forkopimdo Takalar membahas masalah aksi penolakan pembangunan Bendungan Pammukkulu.
“Masalah ini sudah sangat urgent, untuk menghindari hal hal yang tak diinginkan dalam pembangunan bendungan, Kita akan undang Bupati dan unsur Forkopimdo dalam pekan ini,” Tandas HM Jabir Bonto.(ari Irawan)

