BARRU, BKM — Sekelompok siswa SMA yang sedang melakukan rekreasi, Minggu (23/7) di Pantai Jalange Desa Kupa Kecamatan Mallusetasi, Barru, dibuat kaget dengan adanya mayat sedang terapung dilaut.
Para siswa kemudian berinisiatif menarik mayat itu ke pantai dengan menggunakan tali. mayat yang ditemukan itu dalam keadaan tengkurap. Setelah siswa ini melaporkan ke warga Jalange. Ada pihak keluarga yang mengenali korban Akbar (30) yang baru saja datang dari Toli-toli Sulteng.
Dari cerita keluarga korban ke pihak Kepolisian bahwa sebelum tiba dari Toli-toli. Akbar memberi informasi kalau mau datang ke Jalange. Saat sampai di Parepare. Korban berjalan kaki ke Kupa dan berselang, ia pun tiba di rumah kerabatnya. Ketika berada di rumah keluarganya Sabtu malam, disiapkan menu untuk santap malam.
Namun tiba-tiba, Akbar lari ke belakang rumah ke arah pantai. Diperkirakan saat itulah dia tercebur ke dalam laut hingga tenggelam.
Humas Polres Barru, AKP Sainuddin membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Korban yang identitasnya diketahui bernama Akbar (30), ditemukan oleh sekelompok anak SMA yang sedang rekreasi di Pantai Jalange, Mallusetasi.
“Kelompok siswa SMA yang menemukan sosok mayat itu berjumlah enam orang. Mereka itu sedang mandi di pantai. Namun secara tidak disangka melihat sesosok mayat terapung. Mereka pun sepakat mencari tali untuk menarik mayat tersebut ,” ujar Sainuddin.
Dari hasil pengembangan diduga korban stres.
(udi/C)
Siswa Temukan Mayat Terapung
×

