pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

2.900 Tabung Elpiji Dikirim ke Warga Pulau Terluar Pangkep

PANGKEP, BKM — Selama puluhan tahun elpiji menjadi barang langka bagi masyarakat dua kepulauan terluar dari wilayah Kabupaten Pangkep, yakni Liukang Tangngaya dan Liukang Kalmas.
Kini, elpiji sudah bisa dinikmati warga di Liukang Tangngaya dan Liukang Kalmas. Apalagi Jum’at sore (20/7) di Dermaga Maccini Baji, Kecamatan Labakkang. Pemkab Pangkep bersama DPRD, khususnya wakil rakyat dari Dapil kepulauan, mengirimkan sekitar 2.900 tabung berisi elpiji untuk tahap pertama ke warga dari kedua kepulauan terluar dan terjauh ini.
Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid, melaunching pengiriman perdana elpiji 3 kg untuk warga di Liukang Kalmas dan Liukang Tangaya. Kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Pangkep, H Andi Ilham Zainuddin didampingi Budiamin, anggota DPRD Pangkep dari Dapil Kepulauan.
Untuk tahap pertama akan dikumpulkan sebanyak 2.900 tabung. Bupati Syamsuddin mengatakan, selama ini Pemkab sudah banyak memperhatikan kebutuhan warga kepulauan, terutama pendidikan dan kesehatan.
”Sebelumnya kebutuhan bahan bakar dari warga kepulauan Liukang Tangaya dan Liukang Kalmas masih membeli elpiji dari Lombok NTB. Namun jumlah yang dibeli dibatasi. Hanya 5 tabung per kapal. Itu pun harganya mahal. Kini mereka telah mendapatkan jatah khusus dari Pertamina dan harganya Rp25 ribu,” pungkas Syamsuddin
Selain itu, Ketua DPRD, HA Ilham Zainuddin, mengakui, ini merupakan jawaban warga pulau yang selama ini tidak bebas memiliki elpiji. ”Bahkan di dua kecamatan tersebut umumnya masih menggunakan minyak tanah dan kayu bakar sebagai alat memasak,” ujar Ilham.
Sedangkan Budiamin, anggota DPRD dari Dapil Kepulauan, menyatakan pengiriman ribuan tabung tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. ”Elpiji tersebut akan didrop menggunakan kapal pengangkut di 9 desa atau pulau di wilayah Liukang Tangaya dan 7 pulau di Liukang Kalmas,” kata Budiamin.
H Lutfi Hanafi, selaku agen elpiji, mengatakan, pihaknya akan menambah jumlah tabung elpiji lagi jika memang belum mencukupi. ”Tapi kami berharap agar jatah ini jangan diperjualbelikan lagi ke tempat lain. Karena khusus untuk jatah dua kecamatan di kepulauan ini,” ucap Lutfi.
Rencana pengangkutan khusus elpiji akan dilakukan 3 kali sebulan atau sesuai kebutuhan masyarakat. Meski begitu, pengangkutan elpiji untuk kedua wilayah kepulauan tersebut akan menggunakan waktu tempuh sekitar 24 sampai 28 jam dengan kondisi perairan normal dari Dermaga Maccini Baji, Labbakkang ke dua kecamatan tersebut. (udi/mir/c)



×


2.900 Tabung Elpiji Dikirim ke Warga Pulau Terluar Pangkep

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar