pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Mamuju Terbaik Pencegahan Perkawinan Anak

MAMUJU, BKM — Momen forum anak nasional yang dirangkaikan peringatan hari anak nasional yang dipusatkan di Kota Surabaya, Jawa Timur, menjadi salah satu peristiwa membanggakan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju.
Pasalnya, dalam kegiatan yang dihadiri seluruh unsur daerah se Tanah Air ini, kabupaten yang dipimpin H Habsi Wahid selaku bupati, menerima penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Susana Yambise.
Selain Kabupaten Mamuju, empat kabupaten lainnya di Indonesia juga mendapatkan penghargaan dari Menteri PPPA. Keempat kabupaten tersebut masing-masing Kabupaten Rembang, Kabupaten Lombok Utara, Kulonprogo, dan Sumenep.
Mamuju berhasil menyisihkan 383 kabupaten se Indonesia dalam kategori pencegahan perkawinan anak terbaik tahun 2018. Penghargaan tersebut diterima sendiri Bupati Mamuju, H Habsi Wahid dalam gelaran kegiatan penganugerahan kabupaten/kota layak anak di Hotel Dyandra Convention Center Surabaya.
Atas penghargaan tersebut
Habsi Wahid mengaku tak menyangka bakal mendapatkan penghargaan tersebut. Dikatakan, perhatian Pemkab Mamuju dalam bidang pelindungan anak itu diakui murni hanya atas motivasi kondisi sosial masyarakat Mamuju yang memang masih rentan terhadap persoalan anak.
Ternyata, mendapat perhatian dari pemeritah pusat melalui kementerian PPPA,olehnya Ia merasa bersyukur atas penganugerahan yang telah diterima,sekaligus berterimakasih atas kontribusi semua pihak yang telah mendorong tercapainya prestasi tersebut,kita tentu harus bersyukur dan kedepan kita akan lebih tingkatkan,karena muaranya kita ingin membentuk kabupaten ramah anak,itu tidak hanya berbicara soal pencegahan pernikahan anak,tapi lebih kompleks keberbagai sendi termasuk diantranya disektor pendidikan ada sekolah ramah anak,atau pengembangan komunitas anak atau bahkan masjid ramah anak,dan itu akan kita perhatikan,ungkap Habsi.
Ditambahkan, untuk pengembangannya ke depan di semua kecamatan akan ditunjuk kelurahan atau desa sebagai pilot project. Sehingga motivasi yang sama dapat menular ke semua wilayah Kabupten Mamuju.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Mamuju, Hj Saharibulan, secara teknis menjelaskan, terpilihnya Mamuju sebagai salah satu yang terbaik didasarkan atas berbagai upaya yang telah dilakukan selama ini dalam menyukseskan pembentukan daerah ramah anak.
Di antaranya ada gerakan kembali bersekolah yang telah berhasil mengembalikan ribuan anak putus sekolah untuk kembali bersekolah. Kemudian kesuksesan gugus siola yang juga telah dianugrahi sejumlah penghargaan atas upaya pembinaan anak yang terintegrasi.
Hal lain adanya pembentukan kecamatan layak anak. Dan yang tidak kalah penting berhasilnya Mamuju membentuk kelompok kerja (Pokja) Program Pencegahan Perkawinan Usia Anak (P3UA) yang melibatkan berbagai unsur terkait.
Di antaranya dinas pendidikan, dinas kesehatan, dinas sosial, kepolisian,TNI, dewan pendidikan serta para tokoh agama lewat organisasi MUI yang juga sangat berkontribusi besar dalam memberikan sosialisasi. (ala/mir/c)



×


Mamuju Terbaik Pencegahan Perkawinan Anak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar