GOWA, BKM — Jelang lebaran Idul Adha, Kabupaten Gowa saat ini memiliki stok sapi mencapai 5.000 ekor. Jumlah ini dianggap mencukupi kebutuhan masyarakat jelang Idul Adha atau hari raya kurban.
Kadis Peternakan dan Perkebunan Gowa, Suhriati, saat dikonfirmasi terkait kesiapan stok ternak untuk kurban, Rabu (25/7), mengatakan, tahun ini stok sapi mencapai 5.000 ekor dan dapat memenuhi kebutuhan untuk hari raya kurban di Gowa.
”Untuk stok hewan kurban, yakni sapi, stoknya banyak. Kita sudah survei,” kata Suhriati.
Pihaknya juga telah intens mensosialisasikan kepada masyarakat untuk melakukan pemotongan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) yang telah disediakan di Tamarunang, Kecamatan Somba Opu.
Alasan Kadis mengarahkan masyarakat memanfaatkan RPH, selain tempatnya bersih juga sebelum dipotong, kesehatan sapi-sapi milik masyarakat akan dicek lebih dahulu sehingga kondisi kesehatan sapi dapat dideteksi baik luar maupun bagian dalam tubuh sapi.
Sementara untuk harga sapi jelang hari Idul Adha ini, melonjak drastis. Apalagi jenis jantan. Untuk per ekor sapi jantan dihargai Rp11 juta. Tahun sebelumnya hanya Rp10 juta per ekor.
”Harga sapi jantan tahun ini mencapai Rp 11 juta. Kenaikan ini disebabkan kurangnya stok sapi jantan di Gowa. Tapi untuk stok sapi secara umum, mencukupi,” kata Suhriati.
Sementara untuk pengamanan ternak sapi, pihaknya berkoordinasi dengan pihak Polres Gowa dan jajarannya ke bawah agar sapi masyarakat aman dari pencurian. (sar/mir)
Pemkab Gowa Miliki Stok 5.000 Ekor Sapi
×

